Berita Buton Tengah

Detik-detik OTK Lempar Bom Molotov di SPBU Wamengkoli Buton Tengah Sultra, Polisi Selidiki Pelaku

Stasiun Pengisian bahan Bakar Umum atau SPBU di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK).

Ilustrasi
Stasiun Pengisian bahan Bakar Umum atau SPBU di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra) dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK). Insiden ini terjadi di SPBU Wamengkoli, Desa Onewaara, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah sekitar pukul 19.20 Wita, Minggu (18/9/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BUTENG - Stasiun Pengisian bahan Bakar Umum atau SPBU di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra) dilempari bom molotov oleh orang tak dikenal (OTK).

Insiden ini terjadi di SPBU Wamengkoli, Desa Onewaara, Kecamatan Lakudo, Kabupaten Buton Tengah sekitar pukul 19.20 Wita, Minggu (18/9/2022).

Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo, membenarkan adanya pelemparan bom molotov yang dilakukan oleh OTK saat dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, Senin (19/9/2022).

"Iya, telah terjadi percobaan pembakaran SPBU Wamengkoli di Desa Onewaara, Kecamatan Lakudo menggunakan botol berisikan BBM jenis Pertalite dengan sumbu kain warna hitam," jelasnya.

Ia menjelaskan, awalnya sekitar pukul 19.10 Wita salah seorang warga yang tinggal di depan SPBU mendengar pintu rumahnya diketuk dan mobilnya ditendang tetapi warga tersebut hanya mengintip.

Baca juga: Pastikan Ketersediaan BBM, Kapolsek Murhum Cek dan Pantau Keamanan SPBU Pertamina di Baubau Sultra

Setelah diintip, kata Erwin, warga tersebut melihat dua lelaki yang menggunakan sweater hitam dan masker berboncengan motor mengarah ke SPBU Wamengkoli.

"Warga itu lihat yang dibonceng turun dan meloncat pagar masuk ke dalam SPBU sambil memegang botol dan sebilah parang," terangnya.

"Namun warga itu langsung kembali ke kamar karena sang anak menangis, sehingga warga tersebut hanya mendengar bunyi pecahan botol dari dalam SPBU Wamengkoli," tambahnya.

Kemudian, salah seorang warga lainnya yang melintas menggunakan mobil melihat ada api di dalam SPBU Wamengkoli, lantas menghubungi warga lainnya agar ke SPBU untuk memadamkan api tersebut.

Berdasarkan keterangan warga yang memadamkan api tersebut, api menyala di dekat nosel bensin Pertalite sehingga langsung dipadamkan menggunakan pasir yang berada di dalam SPBU.

Baca juga: Warga Kendari Keluhkan Drainase Tersumbat, Air Comberan Meluber ke Jalan Timbulkan Bau Tak Sedap

"Jadi botol bir dan botol anggur kolesom yang terbakar di dalam SPBU Wamengkoli tersebut berisikan bensin Pertalite dengan sumbu kain warna hitam," kata AKBP Erwin Pratomo.

Ia menyebutkan, tidak ada kerugian materil dari peristiwa ini, tetapi pelaku percobaan pembakaran SPBU Wamengkoli saat ini masih dalan penyelidikan.

Kata dia, Polsek Lakudo juga telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti.

"Kita telah mengambil keterangan saksi-saksi serta kami juga mengamankan dan mendeteksi dini sehubungan dengan terjadinya percobaan pembakaran SPBU Wamengkoli tersebut," pungkasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Muh Abiddin)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved