Prakiraan Cuaca Kendari

Prakiraan Cuaca Kendari Hujan 2 Hari Kedepan, Termasuk Kolaka dan Kolut Berpotensi Angin Kencang

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG Kendari memprediksi hujan mengguyur Kota Kendari masih akan berlangsung dua hari kedepan.

Penulis: Husni Husein | Editor: Desi Triana Aswan
Istimewa
Citra yang warna kemerahan sampai dengan putih diasumsikan hujan. Hampir seluruh Sultra, kecuali daratan bagian utara dilanda hujan jam 02:40 Utc atau pada pukul 10:40 Wita 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI- Berikut ini prakiraan cuaca Kota Kendari dan sekitarnya hingga wilayah lainnya di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) seperti Kolaka dan Kolaka Utara (Kolut).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG Kendari memperkirakan hujan mengguyur Kota Kendari dan sekitarnya masih akan berlangsung dua hari kedepan.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Sugeng Widarko mengatakan prakiraan cuaca dengan intensitas hujan ringan  bakal turun di wilayah Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepada tim Tribunnews Sultra, Sugeng Widarko mengungkapkan hujan dengan intensitas ringan ini diperkirakan bakal mengguyur pada pagi dan siang hari.

Selain Kota Kendari, Ia menuturkan cuaca yang mengakibatkan suhu udara menjadi dingin hingga mengakibatkan hujan ini bakal mengguyur hampir semua wilayah di Sulawesi Tenggara.

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Kota Kendari Tanggal 15 Sampai 18 September 2022, Berpotensi Hujan di Waktu Ini

"Prakiraan cuaca Kota Kendari besok hingga dua hari kedepan masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan pada pagi dan siang hari," katanya pada Kamis (15/9/2022).

"Untuk citra yang warna kemerahan sampai dengan putih diasumsikan hujan. Jadi hampir seluruh Sultra, kecuali daratan bagian utara dilanda hujan jam 02:40 Utc atau pada pukul 10:40 Wita," tambahnya.

Sugeng Widarko mengungkapkan hujan turun cukup intens ini dikarenakan gelombang atmosfer Tipe Low yang terpantau aktif di wilayah Sulawesi menyebar ke perairan Sultra.

Kata dia, sehingga hal ini meningkatkan penguapan serta masa udara pun basah yang mengakibatkan lapisan rendah dan indeks liabilitas kuat untuk skala lokal terkonsentrasi di wilayah Sultra.

"Dari Kondisi dinamika atmosfer saat ini Index SOI  signifikan terhadap peningkatan curah hujan di Wilayah Indonesia, Gelombang atmosfer Tipe Low terpantau aktif di wilayah Sulawesi dan Anomali SST di wilayah perairan Sultra," jelasnya.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim BMKG Kendari, Sugeng Widarko
Kepala Stasiun Meteorologi Maritim BMKG Kendari, Sugeng Widarko (TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar)
Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved