Berita Sulawesi Tenggara

Kemenag Sultra Mudahkan Pelaku Usaha Dapat Pendampingan dan Sertifikasi Halal di Sulawesi Tenggara

Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Public Hearing dan Temu Konsultasi Pendampingan Proses Produk Halal atau PPH.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Public Hearing dan Temu Konsultasi Pendampingan Proses Produk Halal atau PPH. Dalam Public Hearing tersebut mengambil tema Akselerasi 10 Juta Produk Bersertifikat Halal Dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Public Hearing dan Temu Konsultasi Pendampingan Proses Produk Halal atau PPH.

Dalam Public Hearing tersebut mengambil tema Akselerasi 10 Juta Produk Bersertifikat Halal Dalam Mendukung Pemulihan Ekonomi Nasional.

Kakanwil Kemenag Sultra, Zainal Mustamin mengatakan kegiatan ini bertujuan agar memudahkan pelaku usaha mendapatkan registrasi dan sertifikasi halal.

Katanya sertifikasi halal ini merupakan sesuatu yang penting untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan dalam memproduksi dan menyediakan produk halal berkualitas.

"Selain itu, hal ini sebagai alat keterjaminan dan kepastian kehalalan bagi konsumen," ungkapnya, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: 20 Taman Kanak-Kanak Swasta di Konawe Sulawesi Tenggara Kini Naik Status Jadi TK Negeri

Lebih lanjut, kebanyakan masyarakat terutama pelaku usaha tidak begitu mengerti pentingnya produk halal itu seperti apa.

Sehingga dibutuhkan edukasi yang berkelanjutan pada masyarakat secara luas, melalui pendampingan produk halal.

"Masyarakat juga harus memahami aturan terbaru pengurusan dari sertifikasi halal, tarif pelayanan, dan aplikasi SiHalalnya, apa saja dokumen yang dipersiapkan," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha (TU) Kanwil Kemenag Sultra, M Basri mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman serta edukasi dan bimbingan teknis.

Katanya , dari kegiatan ini adalah pelaku usaha yang akan dilakukan pendampingan proses produk halal guna mempercepat layanan sertifikasi halal.

Baca juga: Masyarakat Sulawesi Tenggara Diimbau Berikan Data yang Benar ke Petugas Survei BPS Sultra

"Jumlah peserta sebanyak 100 orang yang terdiri dari MUI Sultra, IAIN Kendari, OPD Provinsi dan Kabupaten Kota, Balai POM Kendari, Kendari Preneur, pelaku usaha dan lainnya," katanya.

Lebih lanjut, narasumber pada kegiatan ini yakni Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Sultra, Balai POM, Dinas Kesehatan Kendari, DPMPTSP Kendari. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved