Berita Baubau

Warga di Baubau Ditangkap Polisi Gegara Catut Nama Kapolres Mintai Uang Anggota DPRD Rp5 Juta

Reserse Mobile (Resmob) Kepolisian Sektor (Polsek) Wolio, Kota Baubau, meringkus seorang polisi gadungan yang menipu warga senilai Rp5 juta.

TribunnewsSultra.com/La Ode Muh Abiddin
Reserse Mobile (Resmob) Kepolisian Sektor (Polsek) Wolio, Kota Baubau, meringkus seorang polisi gadungan yang menipu warga senilai Rp5 juta. Pelaku penipuan tersebut adalah H (40) yang merupakan salah seorang warga Kelurahan Badia, Kecamatan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Reserse Mobile (Resmob) Kepolisian Sektor (Polsek) Wolio, Kota Baubau, meringkus seorang polisi gadungan yang menipu warga senilai Rp5 juta.

Pelaku penipuan tersebut adalah H (40) yang merupakan salah seorang warga Kelurahan Badia, Kecamatan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sementara yang menjadi korban dari pelaku tersebut adalah salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Baubau Alanti, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratmomo mengatakan, awalnya pada Jumat (9/9/2022) mendapatkan laporan dari salah seorang personel Polres Baubau terkait adanya kasus penipuan dan penggelapan.

Dalam kasus tersebut, pelaku melancarkan aksinya dengan mengaku sebagai Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo, untuk memintai korbannya yang merupakan anggota DPRD Baubau.

Baca juga: Ular Piton Sepanjang 4 Meter Dievakuasi Damkar di Tanggul Bataraguru Baubau Sulawesi Tenggara

"Saya kemudian memerintahkan Kapolsek Wolio untuk melakukan penyelidikan, alhamdulillah dalam waktu singkat pelaku sudah berhasil kami amankan," ucap Erwin saat dikonfirmasi, Senin (12/9/2022).

"Jadi dia mengatasmanakan jabatan saya itu untuk memudahkan aksinya meminta uang sebesar Rp5 juta," lanjutnya.

Kata AKBP Erwin Pratomo, pelaku nekat memakai jabatan Kapolres untuk meminta uang kepada korban karena terdesak kebutuhan ekonomi.

Kapolres Baubau tersebut menambahkan saat ini pelaku telah diamankan di Mapolsek Wolio guna proses hukum lebih lanjut.

Karena ulahnya, pelaku dikenakan Pasal 372 dan atau Pasal 378 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan atau penggelapan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Muh Abiddin)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved