Berita Sulawesi Tenggara

Rayakan HUT ke-21 Partai Demokrat, DPD Sulawesi Tenggara Syukuran Bersama Santri Pondok Pesantren

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar syukuran Hari Ulang Tahun atau HUT ke-21 Partai Demokrat.

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ La Ode Ari
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar syukuran Hari Ulang Tahun atau HUT ke-21 Partai Demokrat. HUT ke-21 Partai Demokrat di Kantor DPD Sultra ini dirangkaikan dengan ulang tahun Ketua Pembina, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang ke-73 tahun. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar syukuran Hari Ulang Tahun atau HUT ke-21 Partai Demokrat.

HUT ke-21 Partai Demokrat di Kantor DPD Sultra ini dirangkaikan dengan ulang tahun Ketua Pembina, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang ke-73 tahun.

DPD Partai Demokrat Sultra menggelar syukuran ini selain diikuti para pengurus partai politik juga dihadiri para santri pondok pesantren.

Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Tenggara, Muhammad Endang SA, mengatakan, syukuran ini sebagai rangkaian ulang tahun partai politik.

"Karena dalam peringatannya, Partai Demokrat juga mengadakan kegiatan pertandingan voli antara DPD dan DPC serta lomba TikTok," ucapnya saat diwawancarai pada Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Demokrat Sultra Buka Penjaringan Bacaleg Pemilu 2024 di Sulawesi Tenggara, Siapkan 470 Kuota Caleg

Selain itu, DPD Partai Demokrat melakukan kegiatan sosial berupa bagi sembako. Bakti sosial tersebut dilaksanakan teruatama kepada para anggota legislatif dari Partai Demokrat masing-masing dapil.

"Jadi berbagai kegiatan sosial dan event ada yang sudah dilaksanakan, ada pula yang masih dalam proses," ucapnya.

Mantan Anggota DPRD Sultra ini, menambahkan, di ulang tahun Partai Demokrat pihaknya akan mengevaluasi kenerja untuk ke depanya lebih dekat dengan masyarakat.

Ia membuka dirinya dengan adanya kritik dari masyarakat dan insan pers terkait kinerja para kader dan anggota legislatif Partai Demokrat.

"Iya anggota legislatif tidak boleh diam dan menyampaikan kemauan rakyat, karena anggota DPRD bertanggung jawab kepada konstituennya," tutur Muhammad Endang. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved