Berita Kendari

Tarif Baru Angkutan Umum di Kendari Bakal Diterbitkan Lewat Surat Keputusan Wali Kota Pekan Depan

Dinas Perhubungan Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal mengumumkan tarif baru angkutan umum pekan depan.

Istimewa
Dinas Perhubungan Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal mengumumkan tarif baru angkutan umum pekan depan. Dishub Kota Kendari menyesuaikan tarif angkutan umum tersebut imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Dinas Perhubungan Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal mengumumkan tarif baru angkutan umum pekan depan.

Dishub Kota Kendari menyesuaikan tarif angkutan umum tersebut imbas kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kepala Dishub Kota Kendari, La Ode Abdul Manas Salihin mengatakan penyesuaian tarif tersebut sudah dibahas bersama Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan para pengusaha angkutan umum.

Kata dia, pembahasan tersebut berlangsung di Aula Kantor Dishub Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Rabu (7/9/2022).

La Ode Abdul Manas Salihin mengatakan, pertemuan tersebut tidak kuorum karena hanya dihadiri oleh Organda serta perwakilan sopir angkot Tondonggeu dan Baruga.

Baca juga: Tarif Tiket Damri Pasca Kenaikan Harga BBM di Kendari Sulawesi Tenggara, Rute Mawasangka, Baubau

"Untuk perwakilan pengusaha angkot dan perwakilan sopir angkot yang lain tidak hadir bahkan sampai rapat selesai," kata La Ode Abdul Manas Salihin saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Untuk itu, pihaknya bersama Organda dan sejumlah perwakilan sopir angkot yang hadir sepakat untuk menunggu tarif resmi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.

"Fenomena yang terjadi di lapangan adanya kenaikan tarif angkot, itu adalah kesepakatan dan saling pengertian antara sopir angkot dan penumpang," ujarnya.

Sementara untuk tarif angkot yang baru dan disesuaikan dengan kenaikan BBM, akan diupayakan terbit pekan depan melalui Surat Keputusan Wali Kota Kendari.

"Jadi akan diterbitkan melalui Surat Keputusan Wali Kota karena kalau Peraturan Wali Kota (Perwali) akan lama. SK sebenarnya sudah ada tinggal penyesuaian tarif saja," ujarnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved