Kunci Sukses AC Milan Permalukan Inter Milan, Skuad Simone Inzaghi seperti Tak Ada Perlawanan
Inter Milan seolah tak ada perlawanan dalam duel bertajuk Derby della Madonnina di San Siro tersebut.
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Inilah kunci sukses AC Milan untuk mengalahkan Inter Milan pada Sabtu (3/9/2022) malam WIB.
Inter Milan seolah tak ada perlawanan dalam duel bertajuk Derby della Madonnina di San Siro tersebut.
AC Milan mengklaim bisa dengan mudah saling mengoper bola di laga pekan kelima Liga Italia 2022/2023 itu.
Baca juga: Alasan AC Milan Gaet Sergino Dest dari Barcelona: Lini Depan Kurang Mahir hingga Main Tak Konsisten
Meski demikian, laga tetap berjalan sengit seperti derbi Milan sebelum-sebelumnya.
Laga baru berjalan sembilan menit, Theo Hernandez dan Denzel Dumfries sudah menerima kartu kuning.
Baca juga: RESMI! Sergino Dest Gabung AC Milan, Ini Alasan Rekrut Bek Kanan Barcelona: Gara-gara Florenzi?
Kedua pemain sempat terlibat cekcok di dekat tepi lapangan usai beradu fisik.
AC Milan sempat tertinggal lebih dulu dari Inter Milan pada menit ke-21 melalui gol Marcelo Brozovic.
Umpan terobosan dari Joaquin Correa berhasil dimaksimalkan oleh Marcelo Brozovic untuk mengecoh Mike Maignan.
Tuan rumah mampu menyamakan kedudukan tujuh menit berselang.
Rafael Leao sukses menyeimbangkan skor menjadi 1-1 melalui golnya yang memanfaatkan assist Sandro Tonali.
Skor 1-1 menutup paruh pertama.
Di babak kedua, I Rossoneri berbalik unggul 2-1 berkat gol dari Olivier Giroud.
Kali ini Rafael Leao yang menjadi aristek gol first time Olivier Giroud
pada menit ke-54.
Winger asal Portugal tersebut akhirnya mencetak brace hanya enam menit pasca-gol Giroud.
Giliran penyerang asal Prancis tersebut yang menyediakan servis untuk gol Leao.
Di saat Derby della Madonnina hendak dimenangkan mudah oleh tuan rumah, I Nerazzurri mampu memberi perlawanan.
Masuknya Edin Dzeko pada menit ke-64 menggantikan Joaquin Correa, membuahkan hasil manis.
Hanya butuh tiga menit bagi Edin Dzeko untuk membawa Inter Milan menipiskan jarak menjadi 2-3.
Namun, keunggulan 3-2 AC Milan atas Inter Milan tetap bertahan hingga laga paripurna.
Hasil ini membuat AC Milan bercokol di peringkat kedua dengan koleksi 11 poin.
Perolehan poin tersebut didapat usai menorehkan tiga kemenangan dan dua hasil imbang dari lima laga.
Sementara itu, bagi Inter Milan, kekalahan dari rival sekota di Derby della Madonnina membuatnya merasakan kekalahan kedua musim ini di Serie A.
Kekalahan itu membuat pasukan Simone Inzaghi melorot ke peringkat enam dengan torehan sembilan poin.
Pelatih AC Milan, Stefano Pioli, tak bisa menahan rasa bahagianya atas kemenangan timnya dari sang rival.
Stefano Pioli turut memaparkan bagaimana anak asuhnya mampu tampil trengginas di San Siro.
Dari kaca matanya, pendekatan yang berbeda dan tak mampu ditebak dengan baik oleh lawan menjadi kuncinya.
"Ini adalah pertandingan head-to-head, selalu ada persaingan, lawan kami ingin membuktikan bahwa mereka lebih unggul karena berbagai alasan," kata Pioli, dikutip BolaSport.com dari DAZN.
"Saya sangat puas dengan sikap tim, kami mendominasi selama 70 menit, tetapi begitu kami sedikit rileks, kami mulai mengambil risiko."
"Para pemain ini terus membuat saya takjub dengan hasrat, energi, bakat, dan keinginan mereka untuk belajar. Saya benar-benar pelatih yang bahagia."
"Inter membiarkan kami mengoper bola, kami tidak perlu menekan mereka terlalu keras."
"Kami bertujuan untuk lebih banyak menyerang dari kiri, kadang-kadang kami melakukannya dengan baik, tetapi di atas semua itu, tim menunjukkan kedewasaan yang luar biasa melawan lawan yang sangat kuat."
"Tidak mungkin untuk mendominasi selama 95 menit, tetapi kami menunjukkan tekad dan kehadiran yang luar biasa."
"Kami menyadari setiap gol bisa menjadi penentu dan menghadapi pertandingan ini dengan sikap yang benar."
"Kami akan melakukan hal yang berbeda karena Inter memiliki pendekatan yang sama sekali berbeda terhadap taktik dan bentuk mereka, tetapi yang terpenting adalah mentalitas tim saya."
"Kami mencoba menemukan situasi yang dapat menciptakan sedikit keuntungan, tetapi identitas kami tetap sama."
"Saya pikir Inter mengharapkan kami untuk menekan mereka jauh lebih tinggi daripada yang kami lakukan, tetapi kami mengejutkan mereka."
"Saya tahu mereka akan memainkan dua striker cepat dan dengan kualitas mereka, kami lebih suka menunggu sedikit lebih dalam, tetapi kemudian menempatkan lebih banyak energi dan keganasan ke dalam duel individu," ujar Pioli menambahkan.
(BolaSport.com/ Bonifasius Anggit Putra Pratama)
Artikel ini telah tayang di BolaSport.com dengan judul Kunci Kemenangan AC Milan di Derby della Madonnina: Tampil Beda!