Perang Rusia Ukraina

Rangkuman Hari Ke-190 Perang: 3 Taman Kanak-kanak Ukraina Diserang Rusia, Putin Kunjungi Kaliningrad

Sementara di luar medan perang, IAEA menyatakan akan tetap tinggal di PLTN Zaporizhzhia untuk memastikan keamanan situs tersebut.

Editor: Ifa Nabila
EPA/Roman Pilipey via The Guardian
Foto: Tim penyelamat saat mengevakuasi korban di lokasi serangan rudal Rusia di Vinnytsia, Ukraina bagian tengah pada Kamis (14/7/2022). Kabar terbaru pada perang Rusia vs Ukraina hari ke-142 pada Jumat (15/7/2022) akibat serangan rudal Rusia di sebuah kota di Ukraina tengah itu setidaknya 23 orang termasuk 3 anak tewas sedangkan 66 korban lainnya terluka. Ukraina menuding serangan rudal ke bangunan sipil ini telah disetujui oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Simak rangkuman hari ke-190 perang Rusia dan Ukraina.

Pada Kamis (1/9/2022) masih terjadi huru-hara di berbagai wilayah.

Termasuk bangunan taman kanak-kanak di Kota Energoadar yang diserang oleh Rusia.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-189: Inspektur Nuklir Tiba di PLTN Zaporizhzhia

Rumah kebudayaan di kota tersebut juga dirusak oleh Rusia.

Sementara di luar medan perang, IAEA menyatakan akan tetap tinggal di PLTN Zaporizhzhia untuk memastikan keamanan situs tersebut.

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah rangkuman serangan Rusia ke Ukraina hari ke-190 yang kiranya penting disimak:

IAEA akan menetap di PLTN Zaporizhzhia

Sebuah tim beranggotakan 14 inspektur nuklir PBB mengunjungi pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang diduduki Rusia di Ukraina selatan.

Mereka berkunjung untuk memastikan keamanan PLTN tersebut di tengah kekhawatiran bahwa perang yang berkecamuk di dekatnya dapat memicu kecelakaan nuklir.

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-188 Perang di Ukraina: Zelenskyy Tuduh Rusia Bom Rute yang Digunakan Misi PBB

Dilansir dari Kantor berita AFP, inspeksi ke fasilitas nuklir terbesar di Eropa itu tetap dilakukan meskipun terjadi penembakan lebih lanjut di daerah yang memaksa penutupan salah satu dari enam reaktornya.

Rusia dan Ukraina selama ini saling menuduh bertanggung jawab atas serangan ke PLTN Zaporizhzhia.

Setelah kunjungan tersebut, Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, mengumumkan bahwa IAEA akan "tinggal" di PLTN tersebut.

"IAEA tetap di sini. Beri tahu dunia bahwa IAEA tetap di Zaporizhzhia," katanya.

Macron jaga komunikasi dengan Putin

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved