Misteri Kematian Bos Minyak Rusia, Suka Kritik Vladimir Putin, Ditemukan Jatuh dari Lantai 6

Ravil Maganov ditemukan tewas akibat jatuh dari jendela lantai enam di rumah sakit di Moskwa pada Kamis (1/9/2022)

Editor: Ifa Nabila
NST
Ilustrasi jenazah. Ravil Maganov ditemukan tewas akibat jatuh dari jendela lantai enam di rumah sakit di Moskwa pada Kamis (1/9/2022) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Kematian bos raksasa minyak Rusia Lukoil menjadi misteri.

Ravil Maganov ditemukan tewas akibat jatuh dari jendela lantai enam di rumah sakit di Moskwa pada Kamis (1/9/2022).

Semasa hidupnya, Ravil Magalov kerap mengkritik Presiden Ruisa Vladimir Putin.

Baca juga: Rangkuman Hari Ke-190 Perang: 3 Taman Kanak-kanak Ukraina Diserang Rusia, Putin Kunjungi Kaliningrad

Dikutip dari Fox News, Ravil Maganov meninggal dalam apa yang disebut sumber sebagai kemungkinan bunuh diri setelah tubuhnya ditemukan di tanah Rumah Sakit Klinik Pusat elite Moskwa, menurut laporan berita Rusia.

Sebuah pernyataan dari Lukoil mengatakan Maganov "meninggal setelah sakit parah," tetapi belum ada informasi lebih lanjut.

Mengutip sumber penegak hukum yang tidak disebutkan namanya, kantor berita negara Tass melaporkan bahwa Maganov bunuh diri setelah dirawat di rumah sakit karena serangan jantung.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-189: Inspektur Nuklir Tiba di PLTN Zaporizhzhia

Outlet berita RBK juga melaporkan bahwa polisi sedang menyelidiki kematian ketua sebagai kemungkinan bunuh diri.

Ketika Rusia menginvasi Ukraina, dewan Lukoil adalah salah satu dari sedikit perusahaan yang mendesak untuk segera mengakhiri konflik bersenjata, menyebutnya sebagai "tragedi" dan menyatakan simpati kepada para korbannya.

Mantan perwira Badan Intelijen Pertahanan Rebekah Koffler, penulis buku "Putin's Playbook," mengatakan kepada Fox News Digital bahwa "kita tidak akan pernah tahu persis apa yang terjadi pada Maganov".

Tetapi dia mencatat bahwa kematiannya adalah "buku pedoman intelijen Rusia standar" dari "urusan basah", terjemahan dari istilah Rusia yang mengacu pada operasi yang menumpahkan darah.

"Urusan basah adalah pembunuhan yang ditargetkan," kata Koffler.

“Rusia dan sebelumnya bekas Uni Soviet dikenal karena mengatur kematian misterius lawan-lawan Kremlin. Itu dilakukan dengan berbagai cara: tembakan di belakang kepala, keracunan, bunuh diri paksa, dan bentuk kematian kejam lainnya. Saya punya satu bagian penuh dalam buku saya menjelaskan doktrin ini dan dengan contoh kasus profil tinggi," tambahnya.

Kematian Maganov mengikuti kematian misterius serupa pada bulan Agustus, ketika pengusaha kelahiran Soviet dan kritikus Putin, Dan Rapoport, dilaporkan melompat ke dari apartemen mewahnya di Washington DC.

Seperti Maganov, Rapoport secara terbuka mengkritik invasi Rusia ke Ukraina.

Seorang mantan manajer puncak Lukoil ditemukan tewas di ruang bawah tanah sebuah tempat tinggal di pinggiran kota Moskwa pada bulan Mei.

(Kompas.com/Tito Hilmawan Reditya)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kematian Misterius Bos Raksasa Minyak Rusia yang Gemar Kritik Putin"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved