Berita Konawe Utara

PT BNN Pastikan Menambang Nikel di Konawe Utara Secara Legal, Kantongi PPKH Seluas 239 Hektare

PT Bumi Nikel Nusantara (PT BNN) memastikan menambang nikel secara sah di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
PT Bumi Nikel Nusantara (PT BNN) memastikan menambang nikel secara sah di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra). Lantaran, PT BNN telah mengantongi Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) seluas 239,34 hektare di Desa Puuwonua, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konut, Provinsi Sultra. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - PT Bumi Nikel Nusantara (PT BNN) memastikan menambang nikel secara sah di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Lantaran, PT BNN telah mengantongi Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) seluas 239,34 hektare di Desa Puuwonua, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konut, Provinsi Sultra.

Hubungan Masyarakat (Humas) PT BNN, Idil Saputra mengatakan, pihaknya telah mengantongi PPKH bernomor: 385/MENLHK/Setjen/PLA.0/7/2021.

"Sehingga tidak ada penyerobotan lahan. Jika ada lahan yang dikelola masyarakat, pasti Menteri Kehutanan tidak akan menerbitkan PPKH," tegasnya saat ditemui di Kendari, pada Senin (29/8/2022).

Baca juga: 2 Kepala Desa di Konawe Sultra Ditetapkan Tersangka, Diduga Korupsi Rp900 Juta Uang Negara

Menurut dia, PPKH merupakan salah satu kewajiban yang harus dipenuhi setiap perusahaan yang beraktivitas dalam kawasan hutan.

Di mana, hal tersebut kata Idil Saputra, tertuang dalam Pasal 50 ayat 3 Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan.

Selain itu, dengan adanya PPKH, pihaknya dibebani pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp200 juta hingga Rp300 juta setiap tahun. (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved