PLN UPDK Kendari

PLN UPDK Kendari Bersama Forum UMKM IKM Sulawesi Tenggara Berikan Bantuan kepada Pelaku Usaha

PLN UPDK Kendari bersama Forum UMKM IKM Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan bantuan kepada pelaku usaha di Bumi Anoa.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
PLN UPDK Kendari bersama Forum UMKM IKM Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan bantuan kepada pelaku usaha di Bumi Anoa. Bantuan tersebut berupa alat cetak batako dan paving block. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - PLN UPDK Kendari bersama Forum UMKM IKM Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan bantuan kepada pelaku usaha di Bumi Anoa.

Bantuan tersebut berupa alat cetak batako dan paving block.

Ketua Forum UMKM IKM Sultra, Abdul Hakim menuturkan bantuan alat cetak ini diberikan kepada para calon pelaku usaha yang telah mengikuti pelatihan.

Katanya pelatihan sebelumnya telah digelar selama seminggu mulai dari 1-8 Agustus 2022 di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari.

"Untuk itu, kami terus mendukung, mendorong, membina serta memotivasi bagi calon pelaku usaha yang telah dilatih sebelumnya agar bisa menjadi wirausaha," katanya, Jumat (26/8/2022).

Baca juga: PLN UPDK Kendari Beri Bantuan Sanggar Seni di Desa Toli-Toli Konawe, Tingkatkan Fasilitas Pendidikan

Lanjutnya tak hanya itu saja, pihaknya terus mendorong semangat para anak muda dengan memberikan bantuan serta menyediakan peralatan usaha sehingga bisa berkembang.

Tidak perlu ribet, cukup hanya sediakan tempat, bahkan pihaknya sudah bisa mencetakkan spanduk serta nama usaha dan menyediakan brand bagi para pelaku usaha.

"Tentunya bantuan ini sebagai langkah awal dalam menciptakan wirausaha, sehingga ke depannya diharapkan dapat bermitra dengan lembaga pemerintah untuk mengembangkan usaha," katanya.

Hakim menjelaskan dengan pemberian bantuan berupa alat cetak ini maka pelaku usaha dapat memanfaatkan peralatan tersebut dengan baik.

"Kami juga berharap dengan bantuan ini dapat mengurangi kesenjangan sosial, serta mengurangi pengangguran," harapnya.

Baca juga: PLN UPDK Kendari Bantu Pembangunan Jalan Gunakan FABA di Desa Nii Tanasa Konawe, Segera Diresmikan

Manager Bagian Operasi dan Pemeliharaan PLN UPDK Kendari, Rudi Hendar Rahadian menuturkan pemanfaatan hasil pembakaran batu bara di PLTU NII Tanasa sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021,

Dalam peraturan tersebut diketahui bahwa abu batu bara atau Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) bukan lagi sebagai limbah B3, tetapi masuk pada limbah non B3 terdaftar.

"FABA itu dapat digunakan sebagai perekat dalam komposisi pembuatan batako maupun paving block," ungkapnya.

Dengan pemanfaatan ini diharapkan ke depannya bisa menjadi inovasi yang dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

FABA yang dihasilkan oleh PLTU Nii Tanasa dalam sehari seberat 15-20 ton, dengan jumlah itu diharapkan akan mampu membantu pelaku usaha.

Baca juga: PLN UPDK Kendari Serahkan Mesin Pellet Sampah ke DLHK Kendari, Program Limbah Jadi Energi Terbarukan

Kata dia, pihaknya merasa bersyukur jika FABA dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sebagai bahan bangunan yang ramah lingkungan dan tak berbahaya.

"Jadi abu batu bara ini juga sudah diteliti terlebih dahulu dan hasilnya tidak ada kandungan berbahaya dan lebih aman ketika sudah tercampur dengan material bahan bangunan lainnya," tutup Rudi. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved