Berita Kendari

UKM SAR UHO Kendari Kerjasama dengan Basarnas Gelar Pelatihan Evakuasi di Bangunan Tinggi

UKM SAR UHO Kendari kolaborasi Basarnas Kendari menggelar pelatihan High Angle Rescue Technique (HART). proses evakuasi di tempat dan bangunan tinggi.

Penulis: Mukhtar Kamal | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
UKM SAR Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari kolaborasi Basarnas Kendari menggelar pelatihan High Angle Rescue Technique (HART), proses evakuasi di tempat dan bangunan tinggi saat terjadinya bencana. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - UKM SAR Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari kolaborasi Basarnas Kendari menggelar pelatihan High Angle Rescue Technique (HART).

Pelatihan ini dimaksudkan untuk melakukan proses evakuasi di tempat dan bangunan tinggi saat terjadinya bencana.

Ketua Umum UKM SAR UHO Kendari, Muhammad Matin Adhiddia mengatakan pelatihan ini dilatarbelakangi semakin bermunculannya bangunan tinggi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

"Banyaknya bangunan tinggi di Kota Kendari akan menjadi kendala pada saat melakukan evakuasi korban apabila terjadi sebuah bencana," katanya pada Senin (22/8/2022).

Baca juga: Tim SAR Kolaka Bantu Evakuasi Penumpang KMP Masagena, Terombang-ambing 10 Jam di Perairan Lambasina

Sehingga perlu teknik yang disebut High Angle Rescue Technique (HART) untuk melakukan evakuasi di tempat dan bangunan tinggi.

"Jadi kami lakukan pelatihan HART ini didampingi tim Basarnas Kendari di Kantor Basarnas Kendari sendiri yang juga pelatihan ini merupakan bagian dari operasi SAR atau pencarian," ujarnya.

Kata Matin, sapaan akrab Ketua UKM SAR UHO itu proses pelatihan penyelamatan ini dilibatkan saat evakuasi pada medan khusus vertikal atau terjal serta curam baik basah maupun kering.

Diketahui, kegiatan ini diikuti Anggota Muda, Badan Pengurus (BP), serta Dewan Pengurus Organisasi (DPO) SAR UHO.

Sementara itu, Kepala Pusat Sumber Daya Manusia dan Organisasi SAR UHO, Nur Haerati bilang HART ini merupakan salah satu jenjang pelatihan masuk di program kerja Badan Pengurus (BP) khususnya di Pusat Sumber Daya Manusia dan Organisasi.

Katanya, bertujuan menambah kembali pengetahuan terkait tali-temali, manajemen tandu, pengenalan peralatan High Angle Rescue Technique (HART) dan lain sebagainya.

Baca juga: Hanya 50 Peserta UKM SAR UHO Kendari Gelar Kuliah Umum, Ini Waktu dan Cara Daftarnya

Menurut Matin, UKM-SAR UHO kembali menggiatkan pelatihan HART ini telah menjadi bagian dari jenjang peningkatan kompetensi rescuer.

Dia berujar, tujuannya tak lain agar evakuasi berjalan tanpa ada kendala karena rescuer sudah menguasai teknik tersebut.

"Aplikasi High Angle Rescue Technique (HART) selain digunakan dalam rock climbing dan caving atau susur gua, juga digunakan oleh para pekerja tambang, pekerja ketinggian dan sebagainya" jelas Matin.

Menurut Matin di Kota Kendari sendiri sudah banyak gedung-gedung tinggi berlantai.

"Contohnya adalah hotel, kantor pemerintah, mal, dan tak lupa bangunan kampus. Bangunan kampus sendiri merupakan objek vital dan strategis yang didalamnya padat aktivitas akademik maupun non-akademik yang melibatkan banyak orang," tuturnya.

"Maka dari itu seyogyanya diperlukan building code standar keselamatan untuk kondisi kontijensi bencana bila terjadi, yang diawali dengan rescuer untuk secara teknik mahir dalam penyelamatan dengan HART," tandasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved