Berita Sulawesi Tenggara

BNN Kolaka dan Bea Cukai Kendari Sultra Gagalkan Penyelundupan 1 Kilogram Ganja Asal Medan

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kolaka dan Bea Cukai Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggagalkan penyelundupan satu kilogram sabu.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kolaka dan Bea Cukai Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggagalkan penyelundupan satu kilogram sabu. Barang tersebut diselundupkan lewat jasa ekspedisi dari Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ke Kabupaten Kolaka, Provinsi Sultra. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kolaka dan Bea Cukai Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggagalkan penyelundupan satu kilogram sabu.

Barang tersebut diselundupkan lewat jasa ekspedisi dari Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) ke Kabupaten Kolaka, Provinsi Sultra.

Ganja tersebut terendus Tim Gabungan BNN dan Bea Cukai Kendari saat tiba di gudang perusahaan ekspedisi Jl Pramuka, Kelurahan Lamokato, Kabupaten Kolaka, pada Jumat (12/8/2022).

Tim Gabungan lantas mengamankan dua pria yang diduga kurir ganja yakni berinisial TF dan PD, saat hendak menjemput paket tersebut.

Kepala BNN Kolaka, Bentonius Silitonga menjelaskan, upaya penyelundupan ganja tersebut terendus setelah adanya informasi dari Bea Cukai Medan.

Baca juga: Sopir Distributor Oli Rampok Sales di Kendari, Bawa Lari Uang Rp80 Juta, Sekap Korban di Mobil Box

Kata dia, ganja seberat satu kilogram diselundupkan melalui jasa ekspedisi dengan tujuan Kabupaten Kolaka, Provinsi Sultra.

"Saat tiba di gudang, Tim Gabungan bergerak menangkap kurir yang hendak mengambil paket ganja,” kata Bentonius Silitonga, pada Sabtu (13/8/2022).

Bentonius Silitonga mengaku pihaknya masih melakukan pengembangan dan penyidikan terkait kasus ini.

BNN Kolaka, Provinsi Sultra tengah mengejar pelaku pemasok atau pengirim ganja kepada kedua kurir tersebut.

"Untuk kepentingan penyidikan lanjutan, kedua tersangka, dibawa ke Kantor BNNP Sultra, guna dimintai keterangan," tandasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved