Berita Baubau

Pelaku Begal di Baubau Sulawesi Tenggara Dihadiahi Timah Panas Gegara Melawan Saat Diamankan Polisi

Kepolisian memberikan hadiah timah panas kepada pelaku pembegalan di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

TribunnewsSultra.com/La Ode Muh Abiddin
Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo (tengah) bersama Kapolsek Wolio IPTU Sunarton (kiri) dan Kasi Humas Polres Baubau IPTU Rahmad (kanan), saat melakukan konferensi pers pengungkapan kasus dua pelaku begal di Aula Mapolres Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (10/8/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Kepolisian memberikan hadiah timah panas kepada pelaku pembegalan di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hadiah timah panas tersebut diberikan kepada pelaku karena melakukan perlawanan ketika akan diamankan aparat kepolisian.

Keduanya adalah AF (23) warga Kelurahan Bone-Bone, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau dan AK (23) warga Desa Wasuamba, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, Sultra.

Mereka berhasil diamankan Tim Satuan Resmob Polsek Wolio Polres Baubau, di Kelurahan Bataraguru, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Sultra pada Kamis, 4 Agustus 2022.

Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo mengatakan, kasus pembegalan ini terjadi Pelabuhan Ferry, Kelurahan Batulo, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Sultra.

Baca juga: 355 Narapidana Lapas Kelas II A Baubau Sulawesi Tenggara Diusulkan Dapat Remisi Hari Kemerdekaan RI

Saat itu, korban yang ingin menyeberang tetapi terlambat kapal, sehingga memutuskan untuk beristirahat di mobil yang diparkirkan di depan Pelabuhan Ferry Baubau, Sultra.

Kemudian lima orang pelaku mendatangi mobil korban dan berhasil mengambil tas dan uang milik korban senilai Rp5 juta.

"Korban tidak bisa melawan, karena pelaku mengancam korban dengan sebuah senjata tajam (sajam) jenis badik," ujar AKBP Erwin Pratomo saat konferensi pers di Aula Polres Baubau, Rabu (10/8/2022).

Ia mengatakan, dua dari lima pelaku ini telah berhasil diringkus oleh jajaran Resmob Polsek Wolio, sementara tiga pelaku lainnya sudah diamankan di Rutan Mapolres Baubau.

"Kedua tersangka ini merupakan residivis dan sudah sering keluar masuk penjara," kata Kapolres Baubau tersebut.

Baca juga: Pemuda di Baubau Sulawesi Tenggara Rela Jadi Kurir Sabu Dibayar Rp100 Ribu, Diduga Jaringan Lapas

"Kedua tersangka ini juga kita lakukan tindakan tegas terukur, karena saat kita amankan mereka sempat melakukan perlawanan," tambah mantan Kapolres Konawe Selatan ini.

AKBP Erwin Pratomo menuturkan, uang dari hasil kejahatan mereka langsung dibagi dan digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Selain mengamankan pelaku, Resmob Polsek Wolio juga mengamankan barang bukti berupa satu buah senjata tajam jenis badik dan satu buah pisau dapur dan satu unit handphone.

Kedua pelaku ini, kata Kapolres Baubau, akan dikenakan Pasal 365 ayat 2 dengan ancaman hukuman penjara 12 tahun.  (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Muh Abiddin)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved