Berita Kendari

Gempa 3,6 Skala Richter Guncang Wilayah Moramo Utara Konawe Selatan, BMKG Kendari Imbau Warga Tenang

Kejadian gempa bumi berkekuatan 3,6 skala richter mengguncang wilayah Morama Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Kejadian gempa bumi berkekuatan 3,6 skala richter mengguncang wilayah Morama Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Insiden gempa bumi tektonik tersebut terdeteksi terjadi pada Selasa (9/8/2022) sekira pukul 22.39 Wita. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kejadian gempa bumi berkekuatan 3,6 skala richter mengguncang wilayah Morama Utara, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Insiden gempa bumi tektonik tersebut terdeteksi terjadi pada Selasa (9/8/2022) sekira pukul 22.39 Wita.

Guncangan gempa bumi membuat sejumlah warga yang berada di Desa Tanjung Tiram, Moramo Utara sampai ke luar rumah karena panik.

"Rumah itu kayak mau roboh, sampai kita ke luar rumah semua, bahkan yang sudah tidur langsung lari juga pas dibilang ada gempa bumi," kata Roslina kepada TribunnewsSultra.com.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kendari, gempa bumi ini berkekuatan magnitudo 3.6.

Baca juga: Berikut Tips dari BMKG Kendari Jika Terjadi Gempa Bumi 

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4.08 LS, 122.63 BT, atau tepatnya berlokasi di darat jarak 6.7 km, Barat Daya Moramo Utara, Konawe Selatan. Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 10 km.

"Jadi gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Kendari, segmen tengah di Barat Daya Moramo Utara, Konawe Selatan," kata Stasiun Geofisika Kendari.

Sementara itu, berdasarkan pantauan BMKG Kendari, hingga pukul 23.00 Wita tidak terdeteksi adanya potensi gempa bumi susulan.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Selain itu gempa tersebut menunjukkan tidak berpotensi tsunami.

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," imbau BMKG Kendari.

Baca juga: Kesaksian Warga saat Kubah Bangunan MTQ Kendari Retak Akibat Gempa 5,2 Skala Richter di Kendari

"Masyarakat agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi," lanjut imbauan BMKG Kendari. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved