Breaking News:

Berita Kendari

Melihat Bangunan Peninggalan Belanda di Kota Lama Kendari Ada Penjara Kolonial hingga Sekolah China

bangunan bersejarah kolonial ini masih berdiri di kawasan Cagar Budaya Kota Tua Kendari yang berlokasi di Kelurahan Kandai Kota Kendari.

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
(Husni Husein/TribunnewsSultra.com)
Peninggalan bangunan bersejarah kolonial masih berdiri di kawasan Cagar Budaya Kota Tua Kendari yang berlokasi di Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari, Provinsi Sultra 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Menoleh peninggalan masa penjajahan Belanda di kawasan Kota Lama Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bisa menjadi pilihan menikmati akhir pekan.

Terlebih momentum perayaan HUT RI ke 77 seperti saat ini menjadi alternatif untuk mengulik dan mengenang perjuangan pendahulu guna mengusir penjajah di Bumi Anoa.

Sejumlah peninggalan masa penjajahan Belanda yang dapat ditemui meliputi Kuburan Belanda, gedung Baparda, pesanggrahan Belanda.

Baca juga: Penataan Kawasan Kumuh Puday-Lapulu Capai 90 Persen, Jadi Tempat Wisata di Kendari Sulawesi Tenggara

Pasanggrahan Belanda ini sempat dialihfungsikan menjadi Rumah Jabatan atau Rujab Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra).

Selain itu, Rujab Komandan Tentara Belanda atau Garnizoens Batalion Detachement, penjara kolonial, sekolah China, water reservoir, dan lainnya.

Peninggalan bangunan bersejarah kolonial ini masih berdiri di kawasan Cagar Budaya Kota Tua Kendari yang berlokasi di Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari, Provinsi Sultra.

Bangunan bersejarah ini saling berdekatan antar satu dengan yang lain dan dibangun diatas ketinggian sehingga membuat area ini cukup strategis memantau pergerakan musuh.

Baca juga: Keindahan Air Terjun Desa Matapila Konawe Utara, Pesona Wisata Alam Tersembunyi di Hutan Belantara

Sejumlah bangunan ini pun masih dapat dijumpai berdiri kokoh dengan mempertahankan arsitektur awal seperti ciri khas perumahan orang Belanda.

Kini bangunan-bangunan bersejarah tersebut tak hanya menjadi pilihan wisata sejarah di kota ini.

Meski bukan lokasi wisata populer di Kota Kendari, namun kawasan ini kerap kali dikunjungi warga yang ingin menikmati suasana tempo dulu.

Hal ini berdasarkan pantauan TribunnewsSultra.com, pada Minggu (7/8/2022) tampak sesekali menikmatinya dengan berswa foto.

Bangunan bersejarah inipun juga kerap menjadi pilihan lokasi foto prawedding dengan konsep jadul (jaman dulu).

Untuk berkunjung ke lokasi bersejarah ini, pengunjung dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

Jarak yang ditempuh sekitar 40 menit dari Bandara Halu Oleo Kendari dan sekitar 5 menit dari Pelabuhan Nusantara Kota Kendari.(*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved