LENGKAP Pengakuan Bharada E, Tak Ada Tembak-menembak, Brigadir J Diduga Tewas Karena Dieksekusi

Lengkap pengakuan terbaru Bharada E, membantah adanya aksi tembak menembak dan seolah-olah mendukung fakta bahwa Brigadir J tewas karena dieksekusi.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Risno Mawandili
Istimewa
KOLASE FOTO - Pengakuan terbaru Bharada E (kiri) membantah adanya aksi tembak menembak dan seolah-olah mendukung fakta bahwa Brigadir J tewas karena dieksekusi. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Kotak pandora misteri tewasnya Brigadir J telah terungkap berkat pengakuan terbaru dari Bharada E.

Menurut kuasa hukum Bharada E, Burhanuddin, pengakuan itu telah disampaikan kepada Tim Khusus Polri secara tertuis dan dituangkan ke dalam BAP.

Adapun Burhanuddin, mengaku mendengarkan pengakuan tersebut pada jam tiga subuh, kemarin.

Pengakuan itu membantah adanya aksi tembak menembak dan seolah-olah mendukung fakta bahwa Brigadir J tewas karena dieksekusi.

Berikut pengakuan Bharada E sebagaimana dalam wawancara dengan Burhanuddin:

Baca juga: Bharada E Soal Dugaan Pembunuhan Brigadir J, Sebut Nama Ferdy Sambo dan Ungkap Aktor Utama Pelaku

Baca juga: Sosok Pelaku Utama Penembakan Brigadir J Versi Bharada E, Atasan Langsung, Bukan Ajudan Ferdy Sambo

"Faktanya memang ada beberapa yang bergeser dari fakta-fakta hukum yang telah dikemukakan sebelumnya," ujar Burhanuddin, seperti dalam dalam video wawancara di laman KompasTV pada Minggu (7/8/2022).

"Memang yang dituangkan di BAP terbaru itu dia jelaskan secar blak-blakan apa yang dia lakukan, apa yang terjadi, siapa pelakunya, dan siapa-siapa di seputar kejadian. Sudah bongkar semua, sudah ada di tim penyidik," lanjutnya.

Di dalam pengakuannya, Bharada E mengakui bahwa tak ada tembak menembak seperti apa yang disampaikan sebelumnya.

Artinya, klaim Polres Jakarta Selatan yang menyebutkan bahwa Brigadir J lebih dulu menodongkan senjata telah terbantahkan.

"Penyidikan mas itu. Itu juga sudah dituangkan kejadianya, di lantai utama dekat tangga dan sementara tembak menembak tidak ada. Tidak terjadi tembak menembak," beber Burhanuddin.

Fakta baru yang juga disampaikan Bharada E juga terkait dengan adanya perintah untuk menghabisi nyawa Brigadir J.

Burhanuddin menegaskan bahwa perintah pembunuhan itu terjadi ketika Brigadir J masih hidup.

"Belum diketahui apakah diperintah saat Brigadir J masih hidup, atau saat Brigadir J sudah tewas," tanya presenter kepada Burhanuddin.

"Ya, ada perintah terkait dengan tindak pidana yang disangkakan. Tapi sifatnya spontanitas," jawab Burhanuddin.

Halaman
123
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved