Berita Kendari

Tenaga Kesehatan di Kota Kendari Sultra Bakal Terima Vaksin Covid-19 Booster Dosis Kedua

Nakes Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Suktra) bakal Vaksin Covid-19 booster dosis kedua. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari.

(Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com)
KOLASE FOTO - Kepala Puskesmas Perumnas Kota Kendari, Supriyani (kiri) dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg Rahminingrum (kanan) 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Nakes Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal Vaksin Covid-19 booster dosis kedua. 

Berdasarkan surat edaran Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI Maxi Rein Rondonowu terkait pemberian vaksinasi booster kedua. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari, drg Rahminingrum mengatakan pelaksanaan vaksinasi booster kedua ini dijadwalkan akan dilaunching pekan, Senin 8 Agustus 2022.

Baca juga: Tiba dari Mekkah Jemaah Haji asal Kota Kendari Sultra Bakal Dipantau Dinas Kesehatan Selama 21 Hari

Kata dia, booster kedua ini hanya diperuntukan bagi tenaga kesehatan, dan belum diperuntukkan bagi masyarakat. 

Sementara jenis vaksin yang akan diberikan kepada nakes berupa vaksin moderna. 

"Waktu itu belum diinfokan vaksin apa, nah sekarang aturannya sudah keluar dan kita menggunakan moderna, setengah dosis sama seperti booster yang pertama," jelasnya, Senin (1/8/2022). 

Sementara itu, untuk capaian vaksinasi ketiga atau booster di Kota Kendari, Rahminingrum menyampaikan masih cukup rendah. 

Baca juga: Edukasi Pangan Sehat Pemkot Kendari Sasar Kantin Sekolah, Komunitas Kuliner hingga Pelajar

"Karena sempat terputus, apalagi saat booster tidak lagi menjadi syarat perjalanan dan sekarang keluar lagi booster menjadi syarat perjalanan."

"Sehingga posko vaksinasi mulai lagi didatangi masyarakat untuk mendapatkan booster," bebernya. 

Sementara itu, Kepala Puskesmas Perumnas Kota Kendari, Supriyani mengatakan Nakes di puskesmas yang dipimpinnya siap untuk menerima booster dosis kedua. 

"Kami tinggal menunggu instruksi dari Dinkes. Jima sudah diizinkan untuk vaksin kami bisa langsung ke sana, sekarang belum bisa," jelasnya. 

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani) 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved