UHO Kendari

Dosen dan Mahasiswa UHO Edukasi Rekayasa Vegetasi ke Warga Poasia Kendari Sulawesi Tenggara

Warga di Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diedukasi rekayasa vegetasi.

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Warga di Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diedukasi rekayasa vegetasi. Edukasi guna meminimalisir risiko bencana akibat perubahan iklim tersebut disampaikan dosen dan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Provinsi Sultra. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Warga di Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) diedukasi rekayasa vegetasi.

Edukasi guna meminimalisir risiko bencana akibat perubahan iklim tersebut disampaikan dosen dan mahasiswa Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Provinsi Sultra.

Giat ini merupakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) kolaborasi beberapa keahlian bidang ilmu di UHO yang didanai Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Ketua PKM, Nurgiantoro mengatakan tujuan kegiatan ini untuk mengurangi pulau panas akibat land surface temperature (LST) atau suhu pada permukaan bumi di Kota Kendari.

"Jadi Minggu (31/7/2022) kemarin kita lakukan edukasi rekayasa vegetasi tanaman edible landscape di lahan berskala kecil," katanya, pada Senin (1/8/2022).

Baca juga: Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Halu Oleo Kendari Dilatih Susun Proposal PKM & KTI

Nurgiantoro menyebut Kelurahan Wundumbatu dipilih karena wilayah ini masih banyak lahan kosong dan banyak pekarangan-pekarangan warga yang belum dimanfaatkan secara produktif.

Kata dia, ini dapat dipergunakan sebagai tempat rekayasa vegetasi untuk meminimalisir dampak dari pulau panas perkotaan.

"Tentu. InsyaAllah target kami dapat memberi pengaruh positif kepada warga sekitar untuk lebih peduli pada lingkungan dan menciptakan kesadaran terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan," ujarnya.

"Ini juga sekaligus memberi keterampilan dasar kepada warga dalam menciptakan pekarangan produktif dan edible," sambungnya.

Bukan hanya itu, Nurgiantoro mengungkapkan dengan berbasis tanaman edible, maka tanaman ini pun nantinya dapat dimanfaatkan untuk konsumsi warga.

Baca juga: Mahasiswa Pascasarjana UHO PKL di SD Lazuardi Ibnu Sina dan SMA Negeri 9 Kendari Sulawesi Tenggara

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved