Berita Konawe Selatan

Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Mowila Konawe Selatan Sultra, BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi mengguncang wilayah Mowila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Jumat (28/7/2022).

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Gempa bumi mengguncang wilayah Mowila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Jumat (28/7/2022). Berdasarkan data Stasiun Geofisika BMKG Kendari, Provinsi Sultra, getaran gempa bumi terdeteksi sekira pukul 16.31 Wita. 

TRIBUNNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Gempa bumi mengguncang wilayah Mowila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Jumat (28/7/2022).

Berdasarkan data Stasiun Geofisika BMKG Kendari, Provinsi Sultra, getaran gempa bumi terdeteksi sekira pukul 16.31 Wita.

Lokasi gempa bumi terdapat 5,0 kilometer Timur Laut Mowila, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Untuk titik gempa bumi berada di kedalaman tujuh kilometer Timur Laut Mowila. Getaran gempa bumi juga dirasakan hingga wilayah Ranomeeto, Konsel dan Baruga, Kota Kendari.

Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kendari, Rudin, mengatakan, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Lainea di Timur Laut Mowila, Kabupaten Konawe Selatan.

Baca juga: Berikut Tips dari BMKG Kendari Jika Terjadi Gempa Bumi 

"Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan di Ranomeeto (Konawe Selatan) dan Baruga (Kendari)," ujarnya melalui keterangan tertulis.

"Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu," jelasnya menambahkan.

Rudin mengungkpkan, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Kendari.

Hingga pukul 16.50 Wita, hasil monitoring BMKG Kendari menunjukkan belum terjadi aktivitas gempa bumi susulan.

Baca juga: Tips Cegah Kecelakaan Kelistrikan di Rumah ala PLN UP3 Kendari Sulawesi Tenggara

BMKG Kendari juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Selain itu, Anda bisa menghindar dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa," ujar Rudin.

Lalu, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa bumi, tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved