Berita Baubau

Pedagang di Baubau Diingatkan Tak Jual Kosmetik Ilegal, Pelaku Bisa Dipidana hingga 15 Tahun Penjara

Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Satreskirm Polres) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengingatkan pedagang tak menjual kosmetik ilegal.

TribunnewsSultra.com/La Ode Muh Abiddin
Kasatreskrim Polres Baubau AKP Najamuddin. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Satreskirm Polres) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengingatkan para pedagang tidak menjual produk kosmetik ilegal.

Kasatreskrim Polres Baubau, AKP Najamuddin mengatakan, Kota Baubau, Sultra yang memiliki benteng terluas di dunia ini sangat berpotensi untuk menjadi sarang perdagangan kosmetikl ilegal.

Terlebih di era keterbukaan pasar saat ini, seperti halnya penjualan online yang belum diketahui produknya, apakah telah terdaftar BPOM atau tidak.

"Meski demikian, kami Polres Baubau sepanjang tahun 2022 ini belum menerima kasus perdagangan kosmetik ilegal," kata Najamuddin, Kamis (28/7/2022).

Ia mengungkapkan, ketika saat itu Loka POM masih di Kendari, pihaknya selalu mendorong masyarakat untuk melaporkan jika menemukan produk ilegal.

Baca juga: Lima Kunci Keamanan Pangan ala BPOM Kendari Sulawesi Tenggara Agar Makanan Bebas Kuman

Karena selain akan merugikan para pedagang, produk pangan ataupun kosmetik ilegal dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan konsumen.

"Apabila terjadi sesuatu pada tubuh setelah menggunakan salah satu produk kosmetik ilegal, maka silakan dilaporkan," kata dia.

Kata dia, sanksi hukum bagi pelaku yang memproduksi dan mengedarkan kosmetik ilegal sesuai ketentuan pidana Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Pasal 196 UU Kesehatan menyebut setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan, dan mutu sebagaimana dimaksud dalam Pasal 98 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1 miliar.

"Sanksi hukuman bagi pelaku kejahatan kosmetik ilegal ini tak main-main," kata Kasatreskrim Polres Baubau, AKP Najamuddin.

Baca juga: Cegah Peredaran Kosmetik Ilegal di Baubau Sulawesi Tenggara, Loka POM Sosialisasi kepada Pedagang

"Ya, mulai dari kurungan penjara maksimal 10 tahun dan denda paling tinggi Rp 1 miliar sesuai dengan ketentuan Pidana UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan," ujarnya.

Selanjutnya, Pasal 197 UU Kesehatan menyebut setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp1,5 miliar. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Muh Abiddin)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved