Breaking News:

Pemilihan Wakil Bupati Kolaka Timur

Didemo Saat Terpilih Jabat Wakil Bupati Koltim, Abdul Azis: Itu Kecintaan Masyarakat Kolaka Timur

Demo saat terpilih menjabat Wakil Bupati Koltim itu, menuut Abdul Azis, adalah bagian dari kecintaaan mayarakat Kolaka Timur.

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Risno Mawandili
Arman Tosepu/Tribunnewssultra.com
GAYA Wakil Bupati Kolaka Timur Abdul Azis bersama istrinya, seusai pemilihan di gedung DPRD Koltim, Sulawesi Tenggara, Kamis (28/7/2022). Ia terpil di tengah gelombang demonstrasi penolakan. 

Pemilihan Wakil Bupati Kolaka Timur yang dimenangkan oleh Abdul Aziz diwarnai ricuh dari masa unjuk rasa.

Kericuhan terjadi di gedung DPRD Koltim, melibatkan massa aksi dan petugas keamanan.

Bentrok massa dengan petugas itu pecah sekira pukul 15.00 Wita.

Pemilihan Wakil Bupati atau Pilwabup Kolaka Timur (Koltim) ricuh seusai perhitungan suara di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Koltim, Kamis (28/7/2022).
Pemilihan Wakil Bupati atau Pilwabup Kolaka Timur (Koltim) ricuh seusai perhitungan suara di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Koltim, Kamis (28/7/2022). ((Arman Tosepu/TribunnewsSultra.com))

Pantauan TribunnewsSultra.com, petugas beberapa kali melepaskan tembakan gas air mata ke arah massa aksi.

Sementara itu, massa membalas dengan cara melemparkan batu ke arah petugas.

Akibatnya, sejumlah polisi terluka. Bahkan ada satu polisi terluka parah pada bagian wajah. Ia diduga terkena batu.

Beruntung bentrok dapat diredah setelah petugas memukul mundur massa aksi.

Tiga massa aksi yang juga merupakan warga sekitar diamankan polisi.

Sejumlah emak-emak tak terima tiga kerabatnya diamankan petugas.

Hal tersebut lantas memicu perdebatan antara emak-emak dan petugas kepolisian.

Hingga berita ini terbit, petugas gabungan masih bersiaga di Kantor DPRD Koltim.

Sebelumnya, massa aksi pendukung calon Wakil Bupati Koltim, Hj Diana Massi menggelar unjuk rasa di DPRD Kolaka Timur.

Saat berunjuk rasa massa aksi tersebut terbagi dalam dua titik.

Massa juga sempat memblokade Jalan Poros Kecamatan Ladongi dengan menebang pohon yang ada di pinggir jalan serta membakar ban.

Namun, saat ini jalan tersebut sudah bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat dan situasi mulai kondusif. (*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved