Stefan Bradl Pengganti Marc Marquez Bongkar Penyebab Sebenarnya Honda Makin Kacau: Jangan Berharap!

Dalam klasemen pabrikan MotoGP 2022, Honda berada di posisi buncit dan hanya mengoleksi 85 poin.

Editor: Ifa Nabila
Instagram.com/@stefanbradl6
Pembalap Repsol Honda, Stefan Bradl. Bradl mengungkapkan alasan Repsol Honda makin mundur. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Pabrikan Honda kini seperti mengalami kemunduran.

Terungkap penyebab dari krisis yang dialami Honda di MotoGP.

Hal ini diungkapkan oleh pengganti Marc Marquez, Stefan Bradl.

Baca juga: Kenang Insiden yang Menjadi Awal Buruk Marc Marquez, Lorenzo: Dia Pembalap Paling Ambisius

Dalam klasemen pabrikan MotoGP 2022, Honda berada di posisi buncit dan hanya mengoleksi 85 poin.

Hasil ini tidak lepas dari performa para pembalap Honda yang tidak kunjung menemukan klimaksnya.

Prestasi terbaik yang didapatkan seorang pembalap Honda adalah podium di MotoGP Qatar 2022, yakni melalui Pol Espargaro.

Tak pelak, Honda dianggap tidak punya harapan lagi untuk gelaran MotoGP 2022.

Baca juga: Jadwal MotoGP Inggris 2022: Fabio Quartararo akan Gunakan Komponen Baru di Sirkuit Silverstone

Anggapan ini juga yang kiranya ada di benak pembalap penguji tim Repsol Honda, Stefan Bradl.

Stefan Bradl lantas menyingkap kelemahan yang tengah meredupkan harapan orang-orang di Honda.

Menurutnya, motor Honda tidak cukup cepat dalam sesi kualifikasi sehingga membuat para pembalapnya start dari posisi yang kurang nyaman.

Halaman
123
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved