Breaking News:

UHO Kendari

Pemecatan Pegawai Birokrasi UHO Kendari Jika Kedapatan Pungli Didukung Ketua Humas BEM FKIP

Badan Eksekutif Mahasiswa FKIP Universitas Halu Oleo Kendari mendukung pemecatan pegawai birokrasi jika kedapatan pungli.

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Ketua Humas BEM FKIP UHO, Jafir 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo Kendari mendukung pemecatan pegawai birokrasi jika kedapatan pungli.

Sebelumnya, Rektor UHO, Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu menegaskan bakal memecat pegawai birokrasi kampus yang kedapatan melakukan pungutan liar selain Uang Kuliah Tunggal (UKT).

"Selain pungutan UKT bakal saya pecat. Ya, pokoknya apa saja pungutan di luar yang selain ditetapkan universitas dan pemerintah," katanya beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Humas BEM FKIP UHO, Jafir mengatakan tindakan tegas orang nomor satu di UHO ini adalah bentuk memberantas pungli di lingkungan kampus.

"Jadi pungli biasa diterima mahasiswa semester awal. Kadang disuruh membeli buku bahkan sampai membayar ke dosen sebagai persyaratan," katanya pada Jumat (22/7/2022).

Baca juga: Dekan FKIP UHO Imbau Mahasiswi Tak Segan Lapor Bila Alami Pelecehan Seksual di Lingkungan Kampus

Kata dia, hal ini biasanya dilakukan oknum dosen agar mahasiswa mendapatkan nilai yang bagus dari dosen mata kuliahnya dengan dalil uang pengertian.

"Ini tindakan sangat memberatkan mahasiswa terutama keluarga yang perekonomiannya di bawah rata-rata," ujarnya.

Berdasarkan yang diketahuinya, permasalahan ini sangat banyak dikeluhkan hampir seluruh mahasiswa Universitas Halu Oleo.

"Untuk itu, langkah yang diambil Rektor UHO Kendari dalam menindak oknum pungutan liar sangat kami apresiasi," tuturnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved