Berita Baubau

Pelaku Pembuat Video Main Bertiga di Baubau Ditangkap di Wahai Maluku Tengah Usai Jadi Buronan

Seorang pelaku pembuat video viral main bertiga berinisial IF berhasil diringkus aparat Reserse Kriminal Polres Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Istimewa
Seorang pelaku pembuat video viral main bertiga berinisial IF berhasil diringkus aparat Reserse Kriminal Polres Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). IF diamankan di Wahai, Maluku Tengah setelah sebelumnya menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buronan Polres Baubau. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BAUBAU - Seorang pelaku pembuat video viral main bertiga berinisial IF berhasil diringkus aparat Reserse Kriminal Polres Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).

IF diamankan di Wahai, Maluku Tengah setelah sebelumnya menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) atau buronan Polres Baubau.

Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo, membenarkan pelaku IF yang sempat menjadi buronan telah diamankan Satreskrim Polres Baubau.

"Berdasarkan hasil penyelidikan keberadaan tersangka IF diduga berada di Wahai, Maluku Tengah," ucapnya kepada wartawan, Jumat (22/7/2022).

Selanjutnya, Satreskrim Polres Baubau berkoordinasi dengan Polsek Wahai dan mengirimkan foto DPO pencabulan berinisial IF.

Baca juga: Tersangka Pembuat Video Main Bertiga Masuk DPO Polres Baubau Sultra, Minta Warga Temukan Pelaku

Berdasarkan hasil penyelidikan anggota Polsek Wahai, pelaku IF berhasil diamankan pada 15 Juli 2022 di Polsek Wahai.

"Kemudian anggota kami berangkat ke Polsek Wahai menjemput tersangka dan saat ini sudah kami amankan di Mapolres Baubau," terangnya.

Sebelumnya pelaku IF terlibat dalam kasus pencabulan anak di bawah umur, dengan LP/B/48 /IV/2022/SPKT/POLRES BAU-BAU/POLDA SULAWESI TENGGARA, Tanggal 08 April 2022

Kronologinya, kata Erwin, bermula pada sekitar bulan April 2020, sekitar pukul 15.00 Wita, korban diajak oleh temannya untuk bertemu dengan pelaku di sekitar Benteng Keraton Buton.

Usai bertemu pelaku, korban dan temannya diajak cerita oleh pelaku dan diajarkan tentang ilmu agama Islam, ilmu tauhid dan mengarahkan korban ke hal-hal perbuatan baik.

Baca juga: IF Kabur Usai Paksa Y dan E Main Bertiga, Videonya Bikin Geger Warga Baubau Sulawesi Tenggara

Namun, setelah satu pekan kemudian, korban diajak oleh pelaku untuk bertemu di rumah kos milik pelaku di Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau, Sultra.

Saat itu, korban datang bersama dengan temannya, sekitar 30 menit tiba di kos, pelaku mengajak korban dan temannya untuk melakukan hubungan badan layaknya suami istri.

Ketika melakukan aksi bejatnya, IF ternyata diam-diam merekam video menggunakan handphone miliknya. Hal ini dilakukan pelaku tanpa sepengetahuan korban.

Kemudian, pelaku mengancam kedua korban akan menyebar video tersebut jika keinginannya tidak dipenuhi.

Setelah kejadian tersebut, tersangka tak kapok-kapoknya mengajak kedua korban untuk berhubungan badan hingga akhirnya April 2022 diketahui keluarga korban saat video asusila keduanya tersebar.

Keluarga korban yang mengetahui kejadian ini langsung mencari informasi dan melaporkan hal tersebut di Kantor Kepolisian Resor Baubau.

Baca juga: Polres Baubau Ngaku Kesulitan Tangkap Tersangka Pembuat Video Main Bertiga, Harap Informasi Warga

IF diduga melanggar Pasal 81 ayat (1) UU RI jo Pasal 76D UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU.

Selanjutnya, pelaku IF menerima ancaman hukuman pidana paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Muh Abiddin)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved