Berita Sulawesi Tenggara

Komisi III DPRD Minta Pemprov Sulawesi Tenggara Tuntaskan Pengerjaan Jalan Rusak di Konawe Selatan

Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Tenggara (DPRD Sultra) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) menuntaskan pengerjaan jalan rusak.

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara saat rapat dengan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sultra soal perbaikan jalan rusak di sejumlah daerah, termasuk Konawe Selatan (Konsel), Jumat (22/7/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Tenggara (DPRD Sultra) meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) menuntaskan pengerjaan jalan rusak.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi III DPRD Sultra, Aksan Jaya Putra saat rapat bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Sulawesi Tenggara di Gedung Dewan, Jumat (22/7/2022).

Aksan Jaya Putra (AJP) meminta Pemprov Sultra menuntaskan perbaikan jalan rusak khsusunya di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

AJP bahkan meminta pemerintah harus bergerak cepat mengusulkan dana pengerjaan jalan rusak agar anggaran perbaikan di sejumlah ruas jalan rusak di Konsel masuk prioritas APBD Sultra 2023.

Ia mengatakan, langkah ini bermula ketika Wakil Bupati dan Kapolres Konsel serta elemen masyarakat menemui Gubernur Sultra, Ali Mazi guna membahas jalan rusak di beberapa ruas jalan gawean provinsi.

Baca juga: Warga Terpaksa Tarik Mobil Gegara Akses Jalan Rusak di Kecamatan Routa Konawe Sulawesi Tenggara

Usai pertemuan tersebut, Gubernur Sultra langsung menyurat ke pusat melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra, untuk mengusulkan Dana Inpres.

Nantinya dana ini akan membiayai empat ruas di Kabupaten Konsel, yakni Jalan Ambaipua-Motaha, Jalan Motaha-Lambuya, Jalan Lapoa-Batas Kolaka Timur (Koltim) dan  Jalan Poli Polia-Rate-Rate.

"Iya, anaggaran yang diajukan pemerintah daerah ke pusat kurang lebih Rp300 miliar," ungkap Aksan Jaya Putra.

Harapan besarnya usulan Dana Inpres tersebut dapat diakomodir, walaupun kemungkinkannya jika disetujui, bisa jadi turun dalam tiga tahap.

Namun bagi politisi Partai Golkar Sultra ini, asalkan jalan rusak di Konsel dapat tertangani, tanpa harus menggunakan dana APBD Provinsi Sultra.

Baca juga: Pemprov Sultra Siapkan Rp42 Miliar, Jalan Rusak Ronta - Maligano di Buton Utara Akan Mulus Tahun Ini

Sehingga dalam beberapa kesempatan ketika rapat bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra, AJP menekankan agar memberikan gambaran mengenai tahapan pengusulan.

Lantaran, kata dia, pihaknya sebagai lembaga pengawas eksekutif, harus memastikan bagaimana usulan Dana Inpres tersebut.

Usulan tersebut untuk memastikan proses tidak terhambat, lantas ketika pembahasan APBD 2023, penganggaran pengerjaan jalan rusak di Konsel terabaikan, lantaran mengharap Dana Inpres.

"Jangan sampai kita tunggu tidak ada kepastian, malah justru kehilangan momen untuk menganggarkan APBD 2023," ujarnya.

"Makanya kita tekan terus agar mereka terus berkordinasi dengan pusat supaya dana inpres itu bisa turun," jelasnya menambahkan.

Baca juga: Ferdinand Sapan Minta Dinas PUPR Konawe Tanggap Soal Akses Jalan Rusak di Kecamatan Latoma

Ia menambahkan apabila Dana Inpres usulan pemerintah daerah diamini atau disetujui oleh pemerintah pusat, maka otomatis jalan rusak di Konsel dapat terselesaikan.

"Saya kira kita mengapresiasi pemerintah mengambil alternatif pembiayaan jalan tanpa harus membebani APBD kita," ujarnya.

"Sehingga ini menjadi tanggung jawab besar pemerintah dan OPD untuk mengawal anggaran itu, hingga bisa disetujui dan pengerjaan jalan rusak di Konsel bisa tuntas," tutur AJP. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved