Anggota DPR Inisial DK Terseret Kasus Pencabulan, Ternyata Korban Adalah Stafnya di Partai Demokrat

Anggota DPR dari fraksi Partai Demokrat dengan inisial DK terseret kasus pencabulan. Ternyata korban adalah mantan stafnya berinisial B.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Risno Mawandili
Istimewa
FOTO ILUSTRASI - Anggota DPR dari fraksi Partai Demokrat dengan inisial DK terseret kasus pencabulan. Ternyata korban adalah mantan stafnya berinisial B. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat ( DPR) dari fraksi Partai Demokrat, dengan inisial DK, terseret kasus pencabulan.

DK dipolisikan dengan dugaan melakukan pencabulan kepada seseorang di tiga tempat berbeda.

Ternyata, korban yang telah melaporkan kasus ini adalah eks staf DK di Partai Demokrat, berinisial B.

Diketahui, Mabes Polri tengah menyelidiki lebih lanjut laporan dugaan pencabulan yang menyeret nama DK, sebagaimana tertuang dalam surat perintah penyelidikan bernomor Sp.Lidik/793/VI/2022/Ditpidum tertanggal 24 Juni 2022.

Penyelidikan ini juga telah dikonfirmasi oleh Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Nurul Azizah.

Baca juga: TERUNGKAP Inisial DK, Sosok Anggota DPR Partai Demokrat yang Dipolisikan Kasus Dugaan Pencabulan

Mabes Polri juga telah melayangkan panggilan kepada DK, untuk melakukan klarifikasi pada Kamis Kamis (14/7/2022).

"Iya benar, laporannya masih dalam penyelidikan," ujar Nurul Azizah saat dikonfirmasi pada Kamis (14/7/2022), dikutip dari Tribunnews.com.

Tudingan Pelapor

B telah melayangkan laporan dugaan pencabulan tersebut ke Bareskrim Polri pada 15 Juni 2022.

Ini tercatat dalam laporan polisi di Bareskrim Polri yang bernomor LI/35/VI/2022/Subdit V.

Baca juga: PROFIL Debby Kurniawan, Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat yang Saat Ini Duduk di Komisi X

Baca juga: Inilah Daftar Anggota DPR Partai Demokrat, Termasuk Inisial DK yang Dipolisikan Dugaan Pencabulan

Dalam laporan itu B menuding bahwa DK telah melakukan pencabulan kepadanya ketika mereka berada di Jakarta, Semarang, dan Lamongan.

Ketika itu, B masih berstatus sebagai staf DK di Partai Demokrat.

Fakta ini telah dikonfirmasi oleh kuasa hukum DK, M Soleh.

"Pelapor pernah menjadi staf," ujarnya wartawan di Jakarta, Jumat (15/7/2022), sebagaimana dikutip dari Tribunnews.com.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved