PKS soal PDIP yang Tak Mau Koalisi dengan Partai Ahmad Syaikhu di Pilpres 2024: Jangan Berlebihan

PKS menghormati soal keputusan PDIP yang tak mau koalisi dengannya dan Partai Demokrat di Pemilu 2024, namun mengingatkan agar tak berlebihan.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
Kolase Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra | YouTube KompasTV
Kolase Foto: Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu saat di Rapimnas pada Senin (20/6/20220 di Jakarta untuk membahas pemenangan Pilpres 2024 | Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDIP di Jakarta, Selasa (21/6/2022). Begini tanggapan PKS soal pernyataan PDIP yang tidak mau koalisi atau kerjasama dengan Partai Demokrat dan PKS. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya buka suara menanggapi pernyataan PDIP yang tidak mau berkoalisi dengannya dan Partai Demokrat dalam Pilpres 2024.

PKS menegaskan bahwa pihaknya menghormati keputusan PDIP untuk tak berkoalisi dengan partai politiknya dalam menyambut Pemilu 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara PKS Muhammad Kholid.

"PKS menghormati keputusan dan sikap partai politik termasuk PDIP yang menegaskan sikapnya tidak akan berkoalisi dengan PKS," ujar Muhammad Kholid seperti dilansir TribunnewsSultra.com dari kanal YouTube KOMPASTV, Jumat (24/6/2022).

Baca juga: Tak Mau Koalisi dengan Partai Demokrat dan PKS di Pilpres 2024, PDIP Disebut Ke-PD-an

Kholid menuturkan bahwa keputusan tersebut merupakan Hak Prerogatif PDIP besutan Presiden Ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.

"Tentu itu adalah Hak Prerogatif, hak kedaulatan PDIP untuk tidak mau berkoalisi dengan PKS," ungkap Kholid.

Meski menghargai keputusan PDIP yang tutup pintu untuk berkoalisi dengan PKS, Kholid mengingatkan agar parpol berlambang banteng itu tak bersikap berlebih-lebihan dalam berpolitik.

"Janganlah terlalu berlebihan dalam bersikap, marilah kita sebagai partai politik menunjukkan politik kebangsaan yang damai yang sejuk," ucap Kholid.

Baca juga: Rencana PKS untuk Menangkan Pilpres 2024, Niat Kunjungi NasDem, Bakal Koalisi?

Kholid pun berharap agar PDIP dapat terbuka membangun kolaborasi antar parpol untuk mempersempit peluang polarisasi politik.

Kholid juga sempat menyinggung PDIP sebagai partai penguasa dapat bersikap bijaksana dalam berpolitik.

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristianto menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berkoalisi dengan Partai Demokrat dan PKS dalam Pilpres 2024.

"Kalau dengan PKS tidak," ujar Hasto Kristianto seperti dilansir TribunnewsSultra.com seperti dilansir dari video di kanal YouTube metrotvnews yang tayang pada Kamis (23/6/2022).

Baca juga: Ganjar Pranowo soal Ancaman Megawati Pecat Kader yang Bermanuver di Pilpres 2024: Merasa Diingatkan

Meski demikian, Hasto tak menjelaskan detail hal yang menjadi alasan PDIP enggan bekerja sama dengan Partai Demokrat dan PKS dalam Pemilu 2024 mendatang.

Hasto hanya menyebutkan bahwa Partai Demokrat dan PKS memiliki prinsip berpolitik yang berbeda dengan PDIP.

"Kalau saya pribadi sebagai sekjen memang tidak mudah untuk bekerja sama dengan Partai Demokrat karena dalam berbagai dinamika politik menunjukkan hal itu," kata Hasto.

Penutupan pintu kerja sama PDIP terhadap Partai Demokrat dan PKS itu pun dinilai dapat merugikan dan terlalu percaya diri.

(TribunnewsSultra.com/Nina Yuniar)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved