Berita Sulawesi Tenggara

Gubernur Sulawesi Tenggara Lepas Jemaah Calon Haji, Ali Mazi Sebut Luruskan Niat dan Jaga Kesehatan

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi mengatakan melaksanakan Ibadah Haji merupakan panggilan Allah SWT.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi melepas langsung jemaah calon haji asal Sultra bertempat di Asrama Haji Kendari, Senin (20/6/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi mengatakan melaksanakan Ibadah Haji merupakan panggilan Allah SWT.

Hal itu disampaikan Ali Mazi saat menghadiri pelepasan jemaah calon haji asal Sultra dirangkaikan mujahadah dan doa untuk kelancaran Ibadah Haji 1443 H/2022 M, bertempat di Asrama Haji Kendari.

Ali Mazi menyebut Ibadah Haji merupakan panggilan hati sehingga terkadang banyak orang yang memiliki rezeki berlebih tetapi tidak berangkat ke Tanah Suci.

Apabila sudah ada panggilan dari Allah SWT, maka umat Islam harus meluruskan niatnya semata-mata hanya beribadah kepada Allah SWT dan tidak ada kegiatan di luar dari ketentuan yang telah ditetapkan.

"Spirit penting agar semua jemaah calon haji yang berangkat ke Tanah Suci karena izin dan rida Allah SWT diberi kesehatan lahir dan batin pergi dan pulang semua dalam lindungan Allah SWT," ucapnya, Senin (20/6/2022).

Baca juga: Bupati Konawe Utara Ruksamin Lepas 12 Jemaah Calon Haji Konut Sultra, Ingatkan JCH Tak Bawa Jimat

Selain niat, Gubernur Sultra mengingatkan pentingnya ketahanan dan kesehatan fisik bagi para jemaah calon haji, agar nantinya dalam melaksanakan ibadah bisa berjalan dengan baik.

Kemudian dalam pelaksanaan ibadah nantinya jemaah diimbau agar menjaga nama baik daerah dan bangsa Indonesia dengan sikap ramah, santun, dan memperkuat semangat persaudaraan.

"Bersikaplah penuh kesabaran dalam menghadapi berbagai situasi dan kondisi hindari hal yang menimbulkan pertikaian dan memelihara kekompakan, karena di Mekkah nantinya akan banyak cobaan," tuturnya.

Ali Mazi menuturkan jemaah juga jangan lupa untuk selalu berdoa terlebih saat berada di tempat mustajab.

Di tempat yang sama, Kakanwil Kemenag Sultra Zainal Mustamin mengatakan kepada jemaah calon haji agar mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan dan tidak ada gerakan tambahan.

Baca juga: Pelepasan Jemaah Haji Asal Sulawesi Tenggara, Dihadiri Gubernur Ali Mazi hingga Doa Bersama

"Tidak boleh membawa poster, yel-yel di area ibadah seperti tawaf, sai hingga melontar nantinya, dan tidak ada bacaan lain selain bacaan manasik saja," imbuhnya.

Selain itu, ia mengimbau agar jemaah calon haji tidak melakukan vandalisme atau merusak maupun mencoret tempat ibadah, karena akan bisa dikenakan denda bagi jemaah yang melakukan. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved