Berita Wakatobi

Pencarian Nelayan Hilang di Wakatobi Dihentikan, Korban Tak Ditemukan Selama 7 Hari Pencarian

Tim SAR menghentikan pencarian terhadap nelayan bernama Lita (30) yang hilang di peraiaran Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Risno Mawandili
Istimewa
Petugas dari Tim SAR bertemu pihak keluarga Lita (30) yang merupakan nelayan hilang di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Pencarian terhadap korban tersebut dihentikan setelah tak ditemukan selama 7 hari pencarian. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,WAKATOBI - Tim SAR menghentikan pencarian terhadap nelayan bernama Lita (30) yang hilang di peraiaran Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Lita dilaporkan menghilang di sekitar Perairan Mola, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sultra, pada Sabtu (11/6/2022) pekan lalu.

Hubungan Masyarakat (Humas) Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Wahyudi mengatakan, pencarian hari ketujuh tak membuahkan hasil.

"Mengingat operasi SAR selama 7 hari tidak diketemukannya tanda-tanda keberadaan korban maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup," ujar Wahyudi dalam keterangan tertulisnya, pada Sabtu (18/6/2022).

Wahyudi bilang, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Baca juga: Nelayan Hilang saat Memancing di Perairan Patuno Wakatobi, Tim SAR Dikerahkan Lakukan Pencarian

"Ops SAR dapat dibuka kembali apabila diketemukan tanda- keberadaan korban," tandasnya.

Untuk diketahui, Lita dilaporkan menghilang setelah seusai perahunya ditemukan tanpa awak. 

"Informasi hilangnya korban ini datang dari kepala desa setempat usai longboat milik korban ditemukan warga dengan posisi setengah berisikan air laut," katanya.

Mandapat laporan ini, Tim SAR dari Pos Wakatobi mengerahkan sumbar daya untuk menelusuri perairan Mola dan sekitarnya.

Dilaporakan bahwa Pos AL Wanci, Polair Wanci, nelayan sekitar, hingga keluarga korban, juga ikut membantu pencarian.

Baca juga: Seorang Nelayan Asal Wakatobi Sultra Dilaporkan Hilang Saat Melaut, AL hingga Polair Diterjunkan

Menurut Wahyudi, kronologi hilangnya korban bermula saat korban berangkat dari Desa Mola Wanci menuju Desa Sama Bahari Kaledupa pada pukul 05.00 Wita.

"Sekira pukul 08.05 Wita seorang nelayan asal Desa Mola Sama Bahari yang pulang dari melaut pada saat melintas melihat longboat milik korban hanyut di mana korban tidak terlihat dalam longboat," tutupnya. (*)

SIMAK TAUTAN BERIKUT INI

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved