Berita Kendari

Kementerian Kelautan dan Perikanan Terbitkan Sertifikat Kelaikan Kapal Nelayan di PPS Kendari

Penerbitan sertifikat tersebut bersamaan dengan sosialisasi kelaikan, pengukuran, dan pengujian, kapal perikanan kepada pemilik kapal di PPS Kendari.

Amelda Devi/TribunnewsSultra.com
Simbolis penyerahan Sertifikat Kelaikan Kapal Perikanan oleh Kepala PPS kepada pemilik kapal, di Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (16/6/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali menerbitkan sertifikat kelaikan kapal nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (16/6/2022).

Penerbitan sertifikat tersebut bersamaan dengan sosialisasi kelaikan, pengukuran, dan pengujian, kapal perikanan kepada pemilik kapal di PPS Kendari.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara La Ode Kardini mengapresiasi sosialisasi ini.

Menurutnya, dengan adanya sosialisasi ini masyarakat akan dengan mudah mengetahui dan mengakses perizinan.

"Tentu ini juga mendorong kepatuhan para pelaku usaha dalam melengkapi dokumen yang dipersyaratkan sebelum melaksanakan aktivitas penangkapan ikan," ujarnya.

Baca juga: Pendaftaran SMMPTN UHO 2022 Dibuka, Simak Jadwal, Syarat, Cara Daftar Universitas Halu Oleo Kendari

Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Syahril Abd Raup, mengatakan, sertifikat kelaikan ini sangat penting untuk menghadirkan kesadaran pentingnya pemenuhan kelaikan kapal perikanan.

"Pelaku usaha juga akan terus kami dorong agar proaktif memenuhi kriteria kelaikan kapal perikanan," ucapnya.

Kata Syahril, sertifikat tersebut diperoleh setelah kapal perikanan diperiksa petugas pemeriksa kelaikan kapal perikanan, sebagai bagian dari proses perizinan usaha perikanan tangkap.

Penerbitan sertifikat kelaikan dilakukan setelah adanya alih kewenangan yang semula berada di Kementerian Perhubungan.

Dalam rangka implementasi layanan penerbitan sertifikat kelaikan kapal perikanan, KKP telah menyiapkan SDM yang akan bertugas sebagai Petugas Pemeriksa Kelaikan Kapal Perikanan.

Baca juga: BKKBN Sultra Gelar Layanan KB Serentak 15-17 Juni 2022, Tingkatkan Kualitas Keluarga Indonesia

Saat ini telah dikukuhkan sebanyak 122 orang petugas yang tersebar di seluruh UPT pelabuhan perikanan Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap. Di mana salah satunya adalah Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mengatakan, hadirnya petugas pemeriksa kelaikan kapal perikanan merupakan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Kelautan dan Perikanan. 

Serta berdasarkan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja terkait alih kewenangan tugas dan fungsi yang semula dilakukan oleh Kementerian Perhubungan kini menjadi kewenangan KKP. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)  

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved