Video Viral

‘Hati Ibu di Mana’ Viral Video Ketegangan di Rumah Siswa MTs Korban Penganiayaan Gegara Ulah Kepsek

Beredar video viral suasana duka berubah ketegangan di rumah siswa MTS korban penganiayaan di Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut).

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Aqsa
kolase foto (handover)
Beredar video viral suasana duka berubah ketegangan di rumah siswa MTS korban penganiayaan di Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut). Ketegangan yang diwarnai isak tangis keluarga BT (13), inisial korban, dikabarkan terjadi saat kepala sekolah (kepsek) dan sejumlah guru madrasah tsanawiyah (MTs) tersebut melayat ke rumah duka. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Beredar video viral suasana duka berubah ketegangan di rumah siswa MTS korban penganiayaan di Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut).

Ketegangan yang diwarnai isak tangis keluarga BT (13), inisial korban, dikabarkan terjadi saat kepala sekolah (kepsek) dan sejumlah guru madrasah tsanawiyah (MTs) tersebut melayat ke rumah duka.

BT yang sebelumnya meninggal dunia pada Minggu (12/06/2022) lalu tersebut dikabarkan menjadi korban bully teman madrasahnya di sekolah tersebut.

Meski belakangan, pihak kepolisian menyebut kasus tersebut bukan bullying seperti marak dikabarkan tetapi penganiayaan.

Terbaru, beredar video viral yang merekam suasana duka di rumah korban yang justru berubah menjadi ketegangan.

Baca juga: Kisah Pilu Siswa MTs Meregang Nyawa Dianiaya 9 Temannya Saat Mau Salat di Sekolah Kotamobagu

Dalam video yang kini viral di media sosial (medsos) tersebut, tampak kerumunan orang menangis.

Salah seorang wanita terlihat menangis histeris yang kemudian dipeluk sejumlah ibu-ibu pelayat lainnya.

Sejumlah orang juga tampak menenangkan seorang pria yang mengenakan peci dan baju koko berwarna putih.

Tampak pula sejumlah ibu-ibu berseragam dinas berwarna putih berhadapan dengan sang pria dan seorang ibu.

Dalam video viral tersebut terlihat beberapa orang sambil menangis meminta sejumlah wanita berseragam itu keluar dari rumah.

Salah seorang di antaranya bahkan terlihat menarik tangan sosok wanita berseragam yang diduga pihak MTs Kotamobagu.

Dalam narasi video beredar yang salah satunya diunggah akun Facebook @ira*****, disebutkan ketegangan tersebut dipicu ulah kepsek dan guru MTs tempat korban bersekolah.

“Ibu Kepsek yang terhormat. Ibu tidak lihat keadaan orang tua korban, kemudian ibu selonong masuk di dalam rumah hanya untuk bilang kalau tidak betul semua yang terjadi.

Ibu bilang tidak ada penganiayaan di sekolah.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved