Berita Kolaka

Sempat Dinyatakan Hilang, Tiga Nelayan di Kolaka Sultra Ditemukan Selamat di Pesisir Pulau Lemo

Terdapat tiga pria di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan selamat usai sempat dinyatakan hilang saat melaut.

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
Tim SAR Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara mengevakuasi tiga nelayan yang sempat dikabarkan hilang akibat perahu yang digunakan dihantam ombak laut. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Sebanyak tiga pria di Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ditemukan selamat usai sempat dinyatakan hilang saat melaut.

Diketahui, identitas ketiga korban yakni Jufri (50), Tamrin (50), dan Akbar (13) warga Desa Ngapa, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sultra.

Melalui keterangan tertulis Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan atau KPP Kendari, Wahyudi pada Minggu (12/6/2022) mengatakan kini ketiga korban telah berada di keluarganya masing-masing.

Lebih lanjut, Wahyudi menerangkan ketiga korban sempat dilaporkan hilang saat melaut akibat longboat terbalik karena hantaman gelombang.

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Buton Tengah Bakal Bentuk Koperasi Nelayan, Dorong Sektor Perikanan di Buteng

"Informasi awal datang dari keluarga korban yang melaporkan ketiganya telah mengalami kecelakaan kapal laut sekira pukul 18:30 Wita pada Sabtu (11/6/2022)," katanya.

Berdasarkan informasi tersebut, pada pukul 22.00 Wita Tim Rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan menuju lokasi kecelakaan menggunakan RIB dengan kondisi cuaca berawan dan hujan.

"Alhamdulillah pada pukul 00.30 Wita ketiga korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di pesisir Pulau Lemo, Kolaka dan langsung dievakuasi," terang Wahyudi.

Baca juga: Polres Kolaka Utara Belum Tetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan Maut yang Tewaskan 7 Orang di Kolut

Tambahnya, sekira pukul 03.35 Wita Tim SAR bersama korban tiba di Pelabuhan Syahbandar untuk kemudian diserah terima kepada pihak keluarga.

"Dengan begitu, Ops SAR terhadap satu buah longboat terbalik akibat hantaman gelombang di sekitar Perairan Pulau Lemo, Kolaka dinyatakan selesai dan ditutup pada pukul 03:40 Wita," tutur Wahyudi.

Sebelumnya, Wahyudi mengungkapkan kronologi kejadian hilangnya ketiga korban berawal saat longboat digunakan korban terbalik akibat hantaman gelombang.

"Awalnya korban berangkat dari Pomalaa menuju perairan Pulau Lemo untuk memancing menggunakan longboat, namun Sekitar pukul 18:30 Wita saat hendak kembali pulang dihantam gelombang sehingga longboat terbalik," jelasnya.

Sebagai informasi, selain Rescuer Pos SAR Kolaka yang terlibat dalam proses pencarian turut juga Syahbandar Kolaka, dan SAR Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved