Video Pengakuan Bos Usaha Nasi Padang Daging Babi: Ini Pure Saya Mencoba Usaha

Heboh, usaha masakan padang dengan bahan dasar daging babi di Jakarta Utara hingga viral di media sosial. Begini video pengakuan sang pemilik usaha.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
YouTube Kompas TV
Heboh, usaha masakan padang dengan bahan dasar daging babi di Kelapa Gading, Jakarta Utara hingga viral di media sosial. Begini video pengakuan sang pemilik usaha. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Heboh, usaha masakan padang dengan bahan dasar daging babi di Kelapa Gading, Jakarta Utara hingga viral di media sosial.

Menanggapi laporan warga terkait usaha restoran Nasi Padang daging babi itu, Polsek Kelapa Gading, Jakarta Utara, pun langsung bergerak.

Diwartakan TribunnewsSultra.com dari kanal YouTube KOMPASTV, polisi sudah mendatangi lokasi dan membawa pemilik usaha ke Polsek Kelapa Gading guna dimintai keterangan mengenai masakan Nasi Padang daging babi tersebut.

"Polsek Kelapa Gading telah menindaklanjuti adanya laporan perihal adanya restoran homemade, restoran yang menjual online (masakan) padang namun bahan bakunya babi." jelas Kapolsek Kelapa Gading Kompol Vokky Herlambang Sagala, Jumat (10/6/2022).

Baca juga: Video Wanita yang 10 Tahun Sembunyikan 7 Janin dalam Boks: Histeris saat Ditangkap di Kendari

Polisi memastikan bahwa usaha Babiambo yang viral tersebut bukanlah sebuah restoran melainkan seperti usaha rumahan.

"Setelah kita melakukan penyelidikan kita datang ke rumah bersangkutan adalah rumah tinggal, bukan restoran atau toko. Pada saat kita datang sudah tidak beroperasi lagi, itu rumah tinggal bukan rumah usaha. Pemilik ada di lokasi, kita lakukan pemeriksaan." terang Kompol Vokky.

Pemilik Usaha Minta Maaf

Sementara itu, Sergio selaku Pemilik Usaha Babiambo mengatakan bahwa usaha Nasi Padang daging babinya itu hanya bertahan selama 3 bulan.

Baca juga: Imbas Pengibaran Bendera LGBT di Jakarta, MUI Minta Pemerintah Panggil Dubes Inggris untuk Indonesia

Diketahui, Segio membuka usaha ini di awal-awal masa pandemi Covid-19 tepatnya di tahun 2020 dan kini sudah tidak beroperasi lagi.

Segio mengaku membuat usaha masakan padang karena ia menyukai masakan padang dan ingin membuat inovasi bisnis di awal masa pandemi.

"Ingin meminta maaf yang sebesar-besarnya buat teman-teman atau saudara-saudara saya yang mungkin merasa tersinggung," kata Sergio kepada wartawan di Polsek Kelapa Gading, Jumat (10/6/2022) seperti dilansir TribunnewsSultra.com dari kanal YouTube KOMPASTV.

Sergio juga mengaku bahwa usaha yang dirintisnya itu tidak berniat untuk melecehkan atau menyinggung pihak manapun.

"Ini pure (murni) hanya saya mencoba usaha, jadi bukan maksud saya untuk menyinggung siapapun," pungkasnya.

(TribunnewsSultra.com/Nina Yuniar)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved