Berita Buton Tengah

Pemerintah Kabupaten Buton Tengah Bakal Bentuk Koperasi Nelayan, Dorong Sektor Perikanan di Buteng

Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) akan membentuk koperasi nelayan berbasis modern.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Pj Bupati Buton Tengah, Muhammad Yusup 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemerintah Kabupaten Buton Tengah (Pemkab Buteng) akan membentuk koperasi nelayan berbasis modern.

Hal tersebut mengingat besarnya potensi daerah yang biasa disebut Negeri Seribu Gua ini, tetapi pengelolaannya masih sangat tradisional.

Pj Bupati Buton Tengah, Muhammad Yusup mengatakan pihaknya nanti akan membentuk koperasi nelayan modern.

Gebrakan tersebut sudah direncanakan dan saat ini sudah dikomunikasikan dengan Kementerian Koperasi dan UKM.

"Dalam waktu dekat mungkin seminggu ini perwakilan dari Kementerian Koperasi dan UKM akan berkunjung ke Kabupaten Buton Tengah untuk meninjau potensi daerah," ujarnya, Rabu (1/6/2022).

Baca juga: Pembangunan Tugu Religi Simpang Lima Labungkari Buteng Telan Dana Rp10 Miliar, Hubungkan 5 Kecamatan

Pj Bupati Buteng ini menjelaskan pembentukan koperasi nelayan sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah untuk memberdayakan nelayan mulai dari hulu hingga hilir.

Kata dia, melalui koperasi ini, nelayan diberdayakan cara penangkapan ikan, penyimpanan hasil tangkap, produksi hingga pemasarannya.

"Jadi tugas Pemkab Buteng hanya mencari pasarnya, sedangkan yang akan kelola koperasi adalah nelayan itu sendiri yang ada di Buteng," imbuhnya.

Muhammad Yusup mengatakan bukan hanya pemberdayaan saja, tetapi rencana ke depan dapat membangun pabrik.

Namun, hal itu akan dikoordinasikan dengan dinas terkait khususnya Dinas Perdagangan, Koperasi dan Perikanan.

Baca juga: Pj Bupati Buteng Muhammad Yusup Gelar Haroa, Dihadiri Pj Sekda Asrun Lio hingga Dirut Bank Sultra

"Jadi dinas terkait itu harus mengerti apa yang menjadi tugasnya dan bagaimana cara memberdayakan masyarakat nelayan," katanya.

Lanjutnya, apabila kepala dinas terkait tidak bisa menyanggupi atau melakukan inovasi maka akan diseleksi yang akan mampu menjalankan rencana tersebut.

"Saya juga meminta terutama kepala dinas terkait agar dalam bertugas selalu melakukan inovasi agar bisa mengembangkan potensi yang ada di Buton Tengah," ucapnya.

Sementara itu, dari sisi ekspor, potensi Buton Tengah sangat luar biasa misalnya jambu mete, terasi dan beberapa lainnya.

Kata dia, perlu diperhatikan Buton Tengah tidak memiliki peremajaan jambu mete, sehingga begitu panen langsung habis.

Baca juga: 38 Perempuan Ikuti Pingitan Tradisi Kahiaa dari Lembaga Adat Desa Gumanano Buton Tengah

Untuk itu, Pj Bupati Buteng akan berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Perkebunan guna melakukan pembinaan, edukasi serta sosialisasi. (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved