Presiden Jokowi ke Wakatobi

Bupati Haliana Sebut 600 Ribu Jiwa di Bajo Wakatobi Dapat Sertifikat Tanah, Diserahkan Oleh Jokowi

Penyerahan sertifikat tanah akan menjadi rangkaian kegiatan di Gugus Tugas Reformasi Agraria (GTRA) Summit Wakatobi 2022.

Penulis: Laode Ari | Editor: Risno Mawandili
Laode Ari/Tribunnewssultra.com
Bupati Wakatobi, H Haliana. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI- Penyerahan sertifikat tanah akan menjadi rangkaian kegiatan di Gugus Tugas Reformasi Agraria (GTRA) Summit Wakatobi 2022.

Penyerahan sertifikat bagi masyarakat bajo di Wakatobi ini bakal dilakukan langsung oleh presiden Joko Widodo (Jokowi) kala berkunjungi di kegiatan tersebut.

Bupati Wakatobi, H Haliana mengatakan, agenda GTRA Summit 2022 merupakan pertama di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Untuk itu, pihaknya terus mematangkan persiapan kunjungan orang nomor satu di Indonesia.

Bukan saja pada bagi-bagi sertifikat tanah untuk komunitas masyakat bajo, menurut Haliana, kedatangan Presiden Jokowi akan berimbas bagi kemajuan pariwisata.

Baca juga: Dinas PUPR Kota Kendari Tak Sanggup Perbaiki Jalan Rusak Gegara Minim Anggaran

"Karena untuk data masyarakat bajo di Wakatobi mencapai 600 ribu jiwa yang tersebat di 10 desa di Wakatobi," ujarnya.

"Sehingga moment GTRA Summit ini sangat penting karena komunitas masyarakat bajo Wakatobi ini bisa dikatakan yang terbesar di Indonesia," jelasnya menambahkan.

Dengan jumlah itu, maka pemeritah akan menyediakan lahan untuk tempat tinggal mereka.

Pasalnya, selama ini sebagian masyarakat masih tinggal di pinggiran laut.

Untuk penyediaan lahan dilakukan secara bertahap.

Baca juga: Dikmudora Kendari Gelar Halal Bihalal, Musadar Mappasomba Sampaikan Tausiyah, Beri Pesan Ini

Namun dimoment GTRA Summit ini pemerintah baru menyediakan sertifikat tanah untuk 500 Kepala keluarga.

Penyerrahan sertfikat tersebut dilakukan saat momen Jokowi berkunjung di Wakatobi.

"Sehingga dengan penyerahan sertifikat tanah tersebut , masyarakat bisa memiliki kepastian temlat tinggal,"

"Kedua, masyarakat bisa tertib hukum dalam pemanfaat laut, dan ketiga, dengan sertifikat tanah ini bisa menjadi sarana ubthk membangun usaha," tutur Haliana. (*)

(Tribunnewssultra.com/La Ode Ari)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved