Berita Kendari

Persiapan Divani Alifia Siswanto, Siswi SMAN 1 Kendari Jelang Tugas Paskibraka Nasional di Jakarta

Divani Alifia Siswanto, siswi Sekolah Menengah Atas Negeri atau SMAN 1 Kendari terpilih sebagai Paskibraka Nasional asal Sultra

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
Handover
Divani Alifia Siswanto, siswi Sekolah Menengah Atas Negeri atau SMAN 1 Kendari terpilih sebagai Paskibraka Nasional dari Sulawesi Tenggara yang bakal tugas kibarkan bendera di Istana Negara 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Divani Alifia Siswanto, siswi Sekolah Menengah Atas Negeri atau SMAN 1 Kendari terpilih sebagai Paskibraka Nasional wakil Sulawesi Tenggara yang bakal tugas kibarkan bendera di Istana Negara.

Ia, akan diberangkatkan bersama siswa SMAN 4 Kendari yang juga terpilih sebagai Paskibraka di Istana Negara nantinya bernama Arnold Steven Sinaga.

Keduanya akan tampil bersama dengan siswa SMA pilihan lainnya dari berbagai provinsi di Indonesia, pada peringatan HUT RI ke-77 di Istana Negara Jakarta, pada 17 Agustus 2022.

Divani Alifia Siswanto mengatakan jelang keberangkatannya dalam masa karantina di Jakarta kini telah dipersiapkannya secara matang.

Kata Divani, sapaan siswi kelas X MIPA 6 ini mengaku berbagai persiapan mulia dari latihan fisik, wawasan kebangsaan hingga asah keterampilan telah dijalankannya.

Baca juga: Siswa SMAN 1 dan SMA Negeri 4 Kendari Wakili Sultra Jadi Paskibraka Nasional HUT RI di Istana Negara

"Latihan fisik misalnya sparta, Sit up dan belajar terkait sejarah dari paskibraka, pancasila serta wawasan nusantara," katanya saat dalam bincang-bincang di Studio TribunnewsSultra.com, pada Kamis (26/5/2022).

Kepala SMAN 1 Kendari, Ruslan mengungkapkan rasa bangga terhadap anak didiknya tersebut dapat ikut mengharumkan nama sekolah di kancah nasional.

"Tentu, saya sebagai kepala sekolah SMAN 1 Kendari didalam memberi kesempatan kepada anak kita yang pertama kita harus memberikan fasilitas dan ruang," ungkapnya.

Kata dia, sebagai kepala sekolah sudah sepantasnya harus terus mendukung bakat dan keterampilan siswa dengan memberikan fasilitas penunjang.

"Kepala sekolah harus mengatur fasilitas itu yang dibutuhkan kegiatan untuk berlatih, serta ruang untuk memberikan kesempatan anak didik kita ketika berhadapan dengan studi, berhadapan dengan kegiatan-kegiatan ekstra kurikuler," jelasnya.

Lebih lanjut, Ruslan berpesan agar siswinya tetap fokus dalam persiapan dan latihan jelang ditugaskan di Istana Negara mendatang.

"Kemampuan intelektual juga harus terus di asah saat berada dalam masa karantina selain fisik. Untuk itu saat ini jangan terbebani dengan proses belajar mengajar," tandasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved