UHO Kendari

BEM UHO Kendari Gelar Kuliah Umum, Bahas Peluang dan Tantangan Pertambangan di Sulawesi Tenggara

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Halu Oleo atau BEM UHO Kendari menggelar Kuliah Umum (Kultum) Stadium General pada Jumat (27/5/2022).

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Husni Husein
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Halu Oleo atau BEM UHO Kendari menggelar Kuliah Umum (Kultum) Stadium General pada Jumat (27/5/2022). Kegiatan Divisi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ini bertema Peluang dan Tantangan Pertambangan Nikel Sulawesi sebagai Pusat Industri Baru Masa Depan Indonesia, Berkah atau Musibah. Diikuti mahasiswa dari berbagai fakultas se-Universitas Halu Oleo Kendari, kegiatan tersebut berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UHO. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Halu Oleo atau BEM UHO Kendari menggelar Kuliah Umum (Kultum) Stadium General pada Jumat (27/5/2022).

Kegiatan Divisi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ini bertema Peluang dan Tantangan Pertambangan Nikel Sulawesi sebagai Pusat Industri Baru Masa Depan Indonesia, Berkah atau Musibah.

Diikuti mahasiswa dari berbagai fakultas se-Universitas Halu Oleo Kendari, kegiatan tersebut berlangsung di Aula Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UHO.

Kultum tersebut menghadirkan pembicara Manajer Umum Pertambangan PT Tekonindo, Ir Rahmat Muallim.

Ia mengatakan kini mahasiswa harus lebih berperan aktif dalam mengawal investor pertambangan di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Baca juga: Rektor UHO Prof Zamrun Imbau Calon Mahasiswa Baru Universitas Halu Oleo Kendari Jangan Percaya Calo

Lebih lanjut, kata dia, ketimbang demo dan jadi provokator agar investor asing tambang gagal untuk berinvestasi di Sultra.

Ir Rahmat Muallim menyebut, mahasiswa harusnya kini belajar segala yang berkaitan keuntungan pertambangan bila investor tambang datang di Sulawesi Tenggara.

Katanya, sekalipun mahasiswa itu bukan dari jurusan pertambangan, tetapi semua mahasiswa dalam bidang apapun dapat berkontribusi dalam dunia kerja pertambangan.

"Sebagai putra-putri Sulawesi Tenggara, kita bisa mengambil peran sebagai tenaga profesional di bidang pertambangan," katanya.

Untuk itu, Ir Rahmat Muallim berbagi tips khususnya kepada mahasiswa pertambangan agar dapat bergaul dengan semua divisi ilmu bukan hanya konsentrasi pada ilmu pertambangan saja.

Baca juga: Sebanyak 1.837 Mahasiswa UHO Kendari Diwisuda, Ini Pesan Prof Dr Muhammad Zamrun

"Untuk sering kumpul dan berdiskusi saling tukar wawasan, bergaul dengan semua orang, dan belajar bahasa Inggris serta terpenting adalah jangan takut salah tapi harus berani," tuturnya.

"Mulai dari sekarang berhenti demo yang tidak jelas dan mulai merapikan isu dan memperbaiki kualitas diri sebagai tuan rumah industri masa depan dunia," tandasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved