Berita Sulawesi Tenggara

RSUD Bahteramas Sulawesi Tenggara Catat Tak Ada Pasien Covid-19, Kini Ruangan Isolasi Kosong

Rumah Sakit Bahteramas Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sepekan terakhir mencatat tidak ada pasien Covid-19.

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Rumah Sakit Bahteramas Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sepekan terakhir mencatat tidak ada pasien Covid-19. Hal ini dikatakan Kasubag Hubungan Masyarakat (Humas) dan Hukum RS Bahteramas Kendari, Masita saat ditemui tim TribunnewsSultra.com di ruang kerjanya pada Senin (23/5/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Rumah Sakit Bahteramas Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sepekan terakhir mencatat tidak ada pasien Covid-19.

Hal ini dikatakan Kasubag Hubungan Masyarakat (Humas) dan Hukum RS Bahteramas Kendari, Masita saat ditemui tim TribunnewsSultra.com di ruang kerjanya pada Senin (23/5/2022).

Masita menerangkan, sejak beberapa pekan belakang angka pasien Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Sultra ini mengalami penurunan.

"Minggu lalu sempat satu orang dirawat positif Covid-19, tapi sekarang saya tidak tau di mana pasiennya yang memang sekarang ruang perawatan sedang kosong pasien," katanya.

Masita menambahkan kini tiga ruangan isolasi pasien Covid-19 dalam kondisi kosong dan hanya ada beberapa petugas yang masih bertugas.

Baca juga: Bappeda Sultra Bimbingan Teknis Tim Penilaian, Target Angka Stunting Turun hingga 14 Persen di 2024

Sementara petugas kesehatan atau nakes lainnya diminta untuk ikut berpartisipasi dalam perayaan Hari Ulang Tahun atau HUT Sultra di Kota Baubau.

Meski begitu, Masita juga bilang pasokan tabung gas dan siaga nakes tetap dipersiapkan pihak rumah sakit untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus bila mendadak terjadi.

"Tetap kita sediakan makanya walaupun ruang pasien Covid-19 itu kosong tapi tetap ada nakes yang berjaga di sana walau tidak seperti saat lonjakan kasus," tuturnya.

Ia pun mengimbau kepada warga untuk tidak lengah dan tetap menerapkan protokol kesehatan agar tren penurunan angka pasien Covid-19 tetap terjaga hingga dicabutnya peringatan pandemi.

"Saya yang terpenting patuhi protokol kesehatan di mana saja dan kapanpun yah serta kurangi keluar nongkrong bila tidak penting," terangnya.

Baca juga: Suasana Rujab Gubernur Sultra Jelang Pelantikan Pj Bupati Buteng, Wali Kota Baubau, Ramai Simpatisan

Masita menuturkan hingga kini pihaknya belum menerima laporan masuk terkait pasien Hepatitis B yang belakangan ramai di beberapa daerah di Indonesia. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved