Berita Kendari

Presma IAIN Kendari Apresiasi Gerak Cepat Kepolisian Tindak Aksi Pembusuran di Sejumlah Tempat

Presma IAIN Kendari mengapresiasi gerak cepat kepolisian menangani maraknya aksi pembusuran di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
Presiden Mahasiswa (Presma) Institut Agama Islam Negeri atau IAIN Kendari mengapresiasi Kapolresta Kendari bergerak cepat menangani aksi pembusuran di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 

TRIBUNNEWESSULTRA.COM, KENDARI - Presiden Mahasiswa atau Presma IAIN Kendari mengapresiasi gerak cepat kepolisian menangani maraknya aksi pembusuran di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Khususnya Polresta Kendari dibawa kepemimpinan Kombes Pol Muh Eka Fathurrahman dianggap cepat mengungkap kasus pembusuran di sejumlah tempat.

Kata dia, kurung waktu 24 jam Kapolresta Kendari bersama timnya telah menangkap 4 dari yang tersisah pemuda diduga dalang peneror warga akhir-akhir ini dengan busur di Kota Kendari, Sultra.

"Saya selaku Presiden Mahasiswa IAIN Kendari, Hendra Setiawan sangat mengapresiasi Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fathurrahman yang sejauh ini telah mengamankan 4 pemuda yang membuat kriminal di Kota bertaqwa ini," katanya pada Rabu (18/5/2022).

Baca juga: Kronologi Pembusuran Tukang Ojek di Kendari, Mata Busur Dilontarkan dari Dalam Mobil Minibus

Ia juga mengungkapkan, semoga kabar baik ini menjadi langkah awal yang baik untuk kondusifitas situasi Kota Kendari yang lebih aman dan nyaman.

"Ini merupakan harapan masyarakat Kota Kendari, yakni penangkapan oknum yang melanggar aturan apalagi yang membuat kriminal di kota bertaqwa ini," terangnya.
 
Olehnya, ia menuturkan agar kejahatan dalam bentuk apapun di Kota Kendari dapat terselesaikan dengan baik dan benar dan tentunya ialah waktunya cepat menjadi poin terpenting.

Baca juga: Aksi Pembusuran Marak Terjadi di Kendari, Masyarakat Minta Kepolisian Segera Tindak Tegas Pelaku

"Sekali lagi saya sangat mengapresiasi kinerja bapak Kapolresta Kendari, saya ucapkan banyak terimakasih atas atensi keresahan masyarakat Kota Kendari," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, teror busur di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa waktu belakangan meresahkan warga hingga membuat parno.

Tak tanggung-tanggung, pada Minggu (16/5/2022) lalu saja dalam kurun waktu 24 jam telah menelan tiga korban dalam waktu 24 jam.

Seorang wanita pun turut menjadi sasaran kejahatan jalanan yang dilakukan pelaku misterius atau orang tidak dikenal (OTK). (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

 

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved