Berita Kendari

Harga Sayur Kangkung Pasca Lebaran Idul Fitri di Pasar Tradisional Kota Kendari Merangkak Naik

Harga sayur di pasar tradisional Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) merangkak naik pasca lebaran

(Amelda Devi Indriyani/TribunnewsSultra.com)
Pasar tradisional di Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Berikut harga sayur di pasar tradisional Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) merangkak naik pasca lebaran Idul Fitri 2022.

Hal itu disampaikan salah satu pedagang sayur, Mirna di Pasar Kaget Rahandouna di Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia.

Ia mengaku saat ini harga sayuran naik dikisaran Rp2.000 - Rp3.000 per jenis sayuran.

"Tapi memang harga sedang naik, Sayur Kangkung Rp4.000 modalnya kita jual Rp5.000, jadi untung seribu rupiah," kata Mirna, Kamis (5/5/2022)

Baca juga: Harga Minyak Goreng Terbaru Hari Ini di Alfamart Indomaret: Sania, Fortune, Sovia, Filma, Bimoli

Kata dia, harga-harga sayuran ini naik lantaran sedikitnya stok sayuran dan masih sedikit pedagang yang menjual.

Di mana beberapa pedagang di pasar tradisional di Kendari sudah mulai berjualan sejak hari kedua lebaran.

"Saya beli stok di Pasar Baruga, penjualnya sedikit sekali, tahu tempe saja belum banyak yang produksi lagi, kebanyakan masih libur," jelasnya.

Meskipun ada kenaikan, Mirna mengakali dagangannya dengan menjual harga tetap normal namun jumlahnya dikurangi.

"Kita bagi lagi supaya ada juga kami dapat untung," bebernya.

Baca juga: Potret Wisatawan Memadati Sungai Terpendek di Dunia Desa Tamborasi Kolaka saat Libur Lebaran

Sementara harga bahan pokok lainnya masih terbilang normal seperti bawang merah, bawang putih dan rempah-rempah lainnya.

Menurutnya harga sayuran biasanya akan kembali normal di hari ketujuh setelah lebaran.

"Karena banyak lagi petani yang mulai memanen dan menyuplai sayuran. Ada juga sayuran dari selatan," ucapnya.

Mirna juga menyampaikan selama 3 hari kembali membuka lapak, para pembeli tetap berdatangan meskipun tak ramai.

"Alhamdulillah satu per satu pembeli datang, tapi beli sekaligus banyak karena sekalian acaranya katanya, biasanya sampai Rp70 ribu," tuturnya.

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved