Ramadan 2022

Panduan Pembayaran Fidyah, Aturan dan Golongan Orang yang Tak Berpuasa hingga Wajib Bayar Fidyah

Untuk beberapa golongan orang yang tak mampu melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan dengan kriteria tertentu diwajibkan membayar Fidyah.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ifa Nabila
pinterest.com/hiiahaye
Ilustrasi Ramadan 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Fidyah merupakan salah satu istilah yang dikenal dalam ibadah puasa Ramadan.

Dilansir TribunnewsSultra.com dari laman baznas.go.id, Fidyah diambil dari kata “fadaa” yang mengandung arti mengganti atau menebus.

Untuk beberapa golongan orang yang tak mampu melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan dengan kriteria tertentu, diperbolehkan untuk tidak melaksanakannya.

Serta tidak harus menggantinya di lain waktu, namun diwajibkan untuk membayar Fidyah.

Fidyah wajib dijalankan untuk mengganti ibadah puasa dengan membayar sesuai jumlah hari puasa Ramadan yang ditinggalkan untuk satu orang.

Baca juga: Resep Enak Santap Sahur: Cah Cuciwis Bawang Bakso, Ayam Tumis Tomat Hijau, dan Buncis Jamur Cabai

Selain itu, Fidyah haruslah berupa makanan yang nantinya disumbangkan kepada orang miskin.

Aturan Pembayaran Fidyah

1. Menurut Imam Malik, Imam As-Syafi'I, fidyah yang harus dibayarkan sebesar 1 mud gandum (kira-kira 6 ons = 675 gram = 0,75 kg atau seukuran telapak tangan yang ditengadahkan saat berdoa).

2. Menurut Ulama Hanafiyah, fidyah yang harus dikeluarkan sebesar 2 mud atau setara 1/2 sha' gandum.

(Jika 1 sha' setara 4 mud = sekitar 3 kg, maka 1/2 sha' berarti sekitar 1,5 kg).

Baca juga: Resep Minuman Segar Buka Puasa: Es Blewah Markisa, Agar Jeruk Rumput Laut, dan Taro Bubble Milk Tea

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved