Berita Konawe Utara

Video Viral Wanita Kejang-kejang di Konawe Utara Sultra Diduga Akibat Vaksin, Ini Fakta Sebenarnya

Sebuah video wanita kejang-kejang berdurasi 11 detik viral di media sosial WhatsApp, Jumat (22/4/2022) malam kemarin.

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Sebuah video wanita kejang-kejang berdurasi 11 detik viral di media sosial WhatsApp, Jumat (22/4/2022) malam kemarin. Dalam video tersebut menunjukkan seorang perempuan mengalami kejang-kejang dalam posisi baring di pangkuan seorang pria. Selain itu, terdengar suara seorang perempuan lainnya yang menyebut kejang-kejang yang dialami wanita tersebut setelah menerima vaksin Covid-19. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONUT - Sebuah video wanita kejang-kejang berdurasi 11 detik viral di media sosial WhatsApp, Jumat (22/4/2022) malam kemarin.

Dalam video tersebut menunjukkan seorang perempuan mengalami kejang-kejang dalam posisi baring di pangkuan seorang pria.

Selain itu, terdengar suara seorang perempuan lainnya yang menyebut kejang-kejang yang dialami wanita tersebut setelah menerima vaksin Covid-19.

Setelah ditelusuri, peristiwa tersebut terjadi di Desa Wunduhaka, Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Menurut informasi yang dihimpun TribunnewsSultra.com, perempuan tersebut bernama Reka.

Baca juga: Pria Asal Arombu Konawe Ditangkap Polisi Saat Hendak Transaksi Narkoba di Kos-kosan

Ia mengalami kejang-kejang setelah diduga menerima vaksin Covid-19 di Puskesmas Wanggudu Raya pada Rabu (20/4/2022) lalu sekira pukul 11.00 Wita.

Kepala Puskesmas Wanggudu Raya, Harmin mengatakan setelah menerima laporan tersebut, pihaknya langsung merujuk Reka ke Rumah Sakit Umum (RSU) Konawe Utara.

"Yang tadi malam sudah dibawa di rumah sakit, dia maagnya kambuh," kata Harmin via WhatsApp, Sabtu (23/4/2022).

Harmin menambahkan, berdasarkan hasil screning menunjukkan bahwa semua kondisi kesehatan dalam keadaan normal.

"Untuk pasien tersebut, tekanan darahnya bagus, nadinya bagus, makanya dikonfirmasi dokter bisa vaksin," tambahnya.

Baca juga: Detik-detik Mobil Toyota Hilux Merah Jatuh dari Pincara di Sungai Konaweha Desa Tabanggele Konawe

Ia juga membantah jika pasien tersebut dalam keadaaan hamil.

"Intinya kami tidak memaksa dalam pemberian vaksin, artinya pasien sendiri yang mau untuk divaksin dan hasil screningnya juga menunjukkan bahwa semua dalam keadaan normal," terangnya.

Harmin menjelaskan, pihaknya tidak pernah menerima laporan untuk gejala kejang-kejang setelah vaksin yang dialami pasien sebelumnya.

Ia menegaskan, jika penyebab kejang-kejang pada Reka karena maagnya yang kambuh.

"Dari hasil pemeriksaannya teman-teman di puskesmas dengan dokter rumah sakit, gastritis maag yang kambuh," tuturnya.

Baca juga: Video Viral Oknum Polisi di Baubau Sultra Aniaya Murid SD Gegara Mobilnya Disenggol Sepeda

Saat ini, kata dia, yang bersangkutan juga sudah mendapatkan perawatan medis dan berangsur-angsur membaik.

"Di rumah sakit itu pasien, karena tadi malam mereka bawa begitu turun dari ambulans bisa jalan dia pergi kencing," katanya.

"Nantipi tadi malam teman-teman puskesmas menelepon coba saya konfirmasi dokter puskesmas maagnya kambuh ini memang katanya itu pasien ada riwayat maag," pungkasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved