Berita Sulawesi Tenggara

Teknologi UFL+ ver.2 Bantu Nelayan Bagan Sulawesi Tenggara, Dikembangkan Dosen UMK dan UHO Kendari

Teknologi UFL+ ver.2 hadir pada Expo UMKM Perdagangan Sulawesi Tenggara (Sultra) di parkir timur eks MTQ, Kota Kendari, Provinsi Sultra.

Penulis: Sitti Nurmalasari | Editor: Aqsa
handover
Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas menyimak penjelasan Dr Fajriah SPi MSi terkait Teknologi UFL+ ver.2 pada Expo UMKM Perdagangan Sulawesi Tenggara (Sultra) di parkir timur eks MTQ, Kota Kendari, Provinsi Sultra, Jumat (22/04/2022). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Teknologi UFL+ ver.2 hadir pada Expo UMKM Perdagangan Sulawesi Tenggara (Sultra) di parkir timur Tugu eks MTQ, Kota Kendari, Provinsi Sultra.

Kegiatan yang memamerkan produk usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) se-Sultra tersebut berlangsung mulai Jumat (22/04/2022) hingga Minggu (24/04/2022).

Produk inovasi teknologi bidang perikanan tangkap yang hadir pada pameran tersebut dikembangkan Dr Fajriah SPi MSi.

Baca juga: Ikan Gabus Asap Cair Jadi Produk Pra Start Up di Kendari, Manfaat Kesehatan Terutama Pasien Bedah

Teknologi ini disebutkan sudah banyak membantu nelayan bagan di daerah ini.

Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas disaksikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Disperindag Sultra Siti Saleha sempat menjajal teknologi tersebut saat meninjau stan pameran.

Selain menyampaikan apresiasinya, Lukman juga memberikan dukungan terhadap pengembangan Teknologi UFL+ ver.2 tersebut.

Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas menyimak penjelasan Dr Fajriah SPi MSi terkait Teknologi UFL+ ver.2 pada Expo UMKM Perdagangan Sulawesi Tenggara (Sultra) di parkir timur eks MTQ, Kota Kendari, Provinsi Sultra, Jumat (22/04/2022).
Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas menyimak penjelasan Dr Fajriah SPi MSi terkait Teknologi UFL+ ver.2 pada Expo UMKM Perdagangan Sulawesi Tenggara (Sultra) di parkir timur eks MTQ, Kota Kendari, Provinsi Sultra, Jumat (22/04/2022). (handover)

Dr Fajriah mengatakan Teknologi UFL+ ver.2 merupakan hasil desiminasi Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK).

UMK bermitra Universitas Halu Oleo atau UHO dalam penelitian terapan tersebut.

“Penelitian ini mendapat pendanaan riset oleh Kemendikbud-Ristek (Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi),” kata dosen UMK tersebut.

Teknologi untuk membantu nelayan bagan ini menggunakan Underwater Fish Lamp Plus (UFL+) yang bisa memikat ikan.(*)

(TribunnewsSultra.com/Sitti Nurmalasari)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved