Berita Kendari

Cegah Stunting dan Cacingan, Mahasiswa Farmasi UHO Kendari Gelar Sosialisasi Sasar Pelajar Usia Dini

Mengusung tema Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Kecacingan, giat ini turut melibatkan empat dosen pembimbing Pendidikan Apoteker Farmasi UHO.

Penulis: Husni Husein | Editor: Muhammad Israjab
Istimewa
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) gelar pengabdian masyarakat, yakni sosialisasi Obat Caing untuk pelajar tingat usai dini 

TRIBUNNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) gelar pengabdian masyarakat.

Pengabdian masyarakat menyasar anak usia dini, berlangsung di Taman Kanak-kanak Smart School  Jalan Kapten Piere Tandean,  Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sultra pada pada Februari 2022.

Diketahui, dalam giat ini merupakan bentuk kolaborasi sejumlah mahasiswa Pendidikan Apoteker Farmasi UHO Angkatan ke-VI bersama UPTD Puskesmas Lepo-lepo.

Mengusung tema Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Kecacingan, giat ini turut melibatkan empat dosen pembimbing dari Pendidikan Apoteker Farmasi UHO.

Baca juga: Fakultas Farmasi UHO Kerjasama dengan Universitas Asal Thailand, Ada Pertukaran Dosen & Mahasiswa

Diantaranya, Apt. Sabarudin, Halik, Astrid Indalifiany, Nurul Hikma, dan ikut serta lima mahasiswa meliputi Andi Rizqa Wahyuni Safitri, Annisa Nirmala, Laode Muhammad Arfan, Nurcahya Purnama, dan Puji Meilani Usman.

Salah seorang mahasiswa, Andi Rizqa Wahyuni mengatakan tujuan dari kegiatan ini ialah mengedukasi anak-anak agar mengenal obat cacing dan terhindar dari Stunting nantinya.

"Memberikan informasi mengenai POPM  Kecacingan pada anak di Taman  Kanak-kanak untuk mencegah Stunting dan meningkatkan konsentrasi dalam belajarnya," katanya pada Rabu (20/4/2022).

Bukan hanya itu, Andi Rizqa Wahyuni juga menyebut selain mengedukasi, sejumlah mahasiswa ini ikut membagikan obat cacing  pada anak-anak.

"Ya, jadi program pemberian obat cacing ini diberikan minimal 1 kali dalam setahun pada bulan Februari," ungkapnya.

Lebih lanjut katanya, penyuluhan ini pun berlangsung dengan dengan memberikan sosialisasi mengenai penyakit cacingan pada siswa-siswi dan pentingnya minum obat cacing setiap enam bulan sekali.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved