Idulfitri 2022

Perusahaan di Kendari Tak Bayar Tunjangan Hari Raya ke Karyawan, Siap-siap Bakal Kena Sanksi

Perusahaan yang tidak memberikan Tunjangan Hari Raya atau THR ke karyawan siap-siap kena sanksi, tak terkecuali di Kota Kendari

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Kepala Bidang Perselisihan Hubungan Industrial (PHI) dan Jaminan Sosial Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Kendari, Susianti Hafid 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Perusahaan yang tidak memberikan Tunjangan Hari Raya atau THR ke karyawan siap-siap kena sanksi, tak terkecuali di Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra). 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial (PHI) dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Dinas Ketenagakerjaan Kota Kendari, Susianti Hafid

Ia mengatakan ada sanksi bagi perusahaan di Kendari yang tidak membayarkan THR kepada pegawainya. 

Baca juga: INTIP Besaran THR Lebaran dan Gaji ke 13 ASN Tahun 2022, Jokowi Sebut Apresiasi Pemerintah

"Sanksinya berupa sanksi administrasi, itu akan kami tindak lanjuti," kata Susianti kepada TribunnewsSultra.com, Kamis (14/4/2022). 

Perusahaan wajib membayar THR kepada pekerja, minimal 7 hari sebelum lebaran Hari Raya idul fitri. 

Susi menyebut, pembayaran THR harus tunai, tidak boleh dicicil, mengingat kondisi ekonomi saat ini sudah stabil. 

Sebagaimana arahan surat edaran dari Kementrian Tenaga Kerja (Kemnaker) Nomor 1 Tahun 2022 tentang pelaksanaan pemberian tunjangan hari raya keagamaan Tahun 2022 bagi pekerja buruh di perusahaan. 

Hal itu berdasarkan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan juncto Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 6 tahun 2016 tentang tunjangan hari raya keagamaan bagi pekerja di perusahaan. 

Baca juga: THR PNS 2022 Resmi Dicairkan Presiden Jokowi, Begini Besarannya, Ada Bonus Tukin 50 Persen

Selain itu adapun kriteria pembayaran THR, Susianti menjelaskan jika masa kerja pegawai 0 sampai tidak kurang dari 12 bulan.

Maka dihitung berdasarkan secara proporsional yaitu masa kerja dibagi 12 dikali 1 bulan upah. 

Sedangkan pegawai yang bekerja di atas 12 bulan secara berturut-turut, diberikan upah 1 bulan untuk thr-nya.

Susianti juga menyampaikan jumlah perusahaan di Kota Kendari yang terdata di Disnaker Kota Kendari hingga saat ini sebanyak 1206 perusahaan. 

Baik itu secara offline maupun online berdasarkan wajib lapor ketenagakerjaan perusahaan. 

"Tetapi masih ada juga perusahaan yang belum melapor kami masih deteksi," ujarnya. 

Kata dia, beberapa perusahaan sudah siap membayarkan THR ke pegawainya jauh sebelum 7 Hari jelang lebaran itu. 

"Alhamdulillah kami sudah turun, beberapa perusahaan kami sampel mereka sudah siap membayarkan THR ke pekerjaannya tanpa menunggu 7 hari sebelum hari raya," 

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani) 

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved