Ramadan 2022

Bisa Lanjut Puasa Usai Hubungan Suami Istri, Asalkan: Simak Penjelasannya Menurut Mazhab Syafii

Namun bagaiamana apabila seseorang yang berhubungan suami istri pada malam hari tetapi lupa mandi junub?

Editor: Risno Mawandili
Istimewa
FOTO ILUSTRASI - Satu di antara larangan yang membatalkan puasa Ramadan adalah sengaja berhubungan suami istri. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Ada beberapa larangan yang membatalkan puasa Ramadan ketika sengaja melakukannya.

Satu di antara larangan yang membatalkan puasa Ramadan itu adalah sengaja berhubungan suami istri.

Namun bagaiamana apabila seseorang yang berhubungan suami istri pada malam hari tetapi lupa mandi junub?

Apakah seseorang yang baru saja usai berhubungan suami istri malam hari bisa melanjutkan puasa pada siang harinya?

Mungkin jarang ditemukan, tatapi bisa saja peristiwa seperti ini terjadi karena faktor lupa.

Ketua Prodi Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir UIN Raden Mas Said, Tsalis Muttaqin Lc MS, menjelaskan soal suami istri yang terlanjur tidak mandi besar ketika imsak tiba setelah berhubungan badan karena ketiduran.

Hal ini disampaikan dalam tayangan YouTube Tribunnews program Tanya Ustaz yang diunggah pada April 2020.

Ia menjelaskan, berdasarkan mazhab Imam Syafi'i, hal tersebut tidaklah batal.

Karena hubungan suami istri dilakukan malam hari saat tidak melaksanakan puasa.

Meski begitu, keduanya wajib mandi besar dan kemudian melaksanakan salat Subuh.

Atau dengan kata lain, puasa boleh dilanjutkan dengan syarat soseorang telah mensucikan diri.

"Apakah batal puasanya?" ujarnya.

"Menurut mazhab Imam Syafi'i, puasanya tidak batal."

"Karena terjadinya hubungan seksualitas antara suami istri itu kan terjadi pada malam hari sebelum puasa."

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved