Berita Kendari

Remaja Ngaku Calon Gubernur Sultra Diduga Gangguan Jiwa, Polresta Kendari Panggil Dokter RSJ

Seorang remaja yang mengaku calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), MA (18) diduga mengalami gangguan jiwa.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Seorang remaja yang mengaku calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), MA (18) diduga mengalami gangguan jiwa. Untuk itu, Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan memanggil dokter Rumah Sakit Jiwa untuk memeriksa kejiwaan MA. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang remaja yang mengaku calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), MA (18) diduga mengalami gangguan jiwa.

Untuk itu, Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) akan memanggil dokter Rumah Sakit Jiwa untuk memeriksa kejiwaan MA.

Diketahui, seorang remaja yang mengaku calon Gubernur Sultra 2049 ditangkap polisi usai membakar kios neneknya bernama Siti Pilihan.

Remaja berinisial MA (18) tersebut, membakar kios neneknya lantaran kesal balihonya yang dipasang di depan masjid dicopot pamannya bernama Pian.

Baliho yang dicopot tersebut bergambar dirinya sebagai calon Gubernur Sultra dan bertuliskan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadan 1443 H.

Baca juga: Remaja Ngaku Calon Gubernur Sultra Bakar Kios Neneknya di Konda Gegara Baliho Ramadhan Dicopot

Remaja ini pun ditangkap Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari dan ditetapkan sebagai tersangka kasus pembakaran.

Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Konda, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sultra pada Jumat (1/4/2022) sekira pukul 02.30 Wita.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Kendari AKP I Gede Pranata Wiguna mengatakan, tersangka MA diduga mengalami gangguan jiwa.

"Disinyalir gangguan jiwa. Kita tunggu dokter (RSJ) untuk memeriksa kejiwaannya," kata AKP I Gede Pranata Wiguna di Mapolresta Kendari, pada Senin (4/4/2022).

Bakar Warung Nenek

Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari dan tetapkan seorang remaja sebagai tersangka kasus pembakaran.
Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari dan tetapkan seorang remaja sebagai tersangka kasus pembakaran. (Fadli Aksar/TribunnewsSultra.com))

Sebelumnya, seorang remaja yang mengaku Calon Gubernur Sultra 2049 ditangkap polisi usai membakar kios neneknya bernama Siti Pilihan.

Remaja berinisial MA (18) tersebut, membakar kios neneknya lantaran kesal balihonya yang dipasang di depan masjid dicopot pamannya bernama Pian.

Baliho yang dicopot tersebut bergambar dirinya sebagai Calon Gubernur Sultra dan bertuliskan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1443 H.

Remaja ini pun ditangkap Kepolisian Resor Kota atau Polresta Kendari dan ditetapkan sebagai tersangka kasus pembakaran.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved