Breaking News:

Berita Kendari

Pelajar SMP di Kendari Diringkus Polisi Gegara Curi Sepeda Motor, Ditangkap saat Nongkrong

Seorang pelajar SMP di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial R (15) diringkus polisi.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Seorang pelajar SMP di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial R (15) diringkus polisi. Pelajar R ditangkap aparat Kepolisian Sektor atau Polsek Mandonga, lantaran mencuri satu unit sepeda motor. Aksi pencurian itu terjadi di Lorong Sakura, Jl Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada (5/3/2022) lalu. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Seorang pelajar SMP di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial R (15) diringkus polisi.

Pelajar R ditangkap aparat Kepolisian Sektor atau Polsek Mandonga, lantaran mencuri satu unit sepeda motor.

Aksi pencurian itu terjadi di Lorong Sakura, Jl Abdullah Silondae, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada (5/3/2022) lalu.

Kepala Kepolisian Sektor atau Kapolsek Mandonga, Kompol Muhammad Salman menjelaskan kronologi peristiwa pencurian sepeda motor tersebut.

Kata dia, berawal saat R berboncengan dengan temannya RF melintas di tempat kejadian perkara (TKP) melihat sepeda motor matic Mio M3 warna merah terparkir.

Baca juga: Warga Kendari Keluhkan Tak Dapat Kupon Minyak Goreng, Sebut Pembagian Tidak Merata dan Transparan

"Motor terparkir dalam kondisi kunci kontak masih terpasang, sehingga tersangka membawa kabur dan menyembunyikan sepeda motor tersebut," bebernya di Mapolsek Mandonga, pada Jumat (25/3/2022).

Tersangka R, kemudian mengubah warna sepeda motor menjadi hitam, selanjutnya menggunakan sepeda motor curiannya untuk beraktivitas sehari-hari.

Ia mengatakan tersangka R ini akhirnya ditangkap saat sedang nongkrong bersama teman-temannya, pada Rabu (23/3/2022).

Menurut Kompol Muhammad Salamn, tersangka R tidak pernah menggunakan sepeda motor curiannya tersebut saat pergi ke sekolah.

"Motifnya dia hanya ingin memiliki sepeda motor tersebut," ujarnya.

Baca juga: Wakil Gubernur Sultra Imbau Kabupaten dan Kota Kucurkan Anggaran untuk Penanganan Stunting

Akibat perbuatannya, pelajar dan rekannya RF ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 363 KUHP subsider 362 KUHP juncto Pasal 55 KUHP.

"R terancam penjara maksimal 7 tahun, sementara temannya RF berstatus DPO dan masih kami kejar," tandasnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved