Berita Sulawesi Tenggara

Kinerja Industri Jasa Keuangan Sultra Tumbuh Positif Aset Perbankan Meningkat 8,29 Persen

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat kinerja industri jasa keuangan tumbuh positif.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Muhammad Israjab
(Muh Ridwan Kadir/TribunnewsSultra.com)
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, Arjaya Dwi Raya 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat kinerja industri jasa keuangan tumbuh positif.

Dapat di lihat dari aset perbankan tumbuh sebesar 8,29 persen (yoy) menjadi sebesar 39,73 triliun, Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 9,44 persen (yoy) menjadi sebesar Rp28,30 triliun.

Kemudian kredit yang diberikan sebesar 4,74 persen (yoy) menjadi sebesar Rp28,68 triliun.

Dengan kualitas kredit terjaga pada kondisi yang baik tercermin dari rasio Non Performing Loan (NPL) sebesar 1,94 persen dibawah treshhold 5 persen.

Baca juga: 8 Arah Kebijakan Strategis OJK Sultra 2022, Normalisasi Covid-19 hingga Transformasi Ekonomi Digital

Kepala OJK Sultra, Arjaya Dwi Raya mengatakan kredit perbankan Sultra didominasi penyaluran kredit kepada sektor pemilikan peralatan rumah tangga lainnya termasuk pinjaman multiguna yaitu sebesar 40,44 persen.

"Kemudian sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 20,02 persen, dan sektor Pertambangan dan Penggalian sebesar 9,51 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 1.986,36 persen menjadi Rp2,70 triliun,"ucapnya, Kamis (17/3/2022).

Hingga Januari 2022, perbankan dan perusahaan pembiayaan di Sultra telah melakukan proses restrukturisasi kepada 79.415 debitur dengan baki debet sebesar Rp4,95 triliun.

Jika di lihat share debitur UMKM terhadap total realisasi restrukturisasi kredit Covid-19 di Sultra sebesar 92,47 persen atau 26.748 debitur dari total debitur sebanyak 28.266.

Di sisi lain, perkembangan pengguna fintech di Sultra mengalami pertumbuhan yang positif.

"Dilihat dari jumlah lender terdapat peningkatan sebanyak 535 orang atau 31,94 persen (yoy) seiring dengan itu borrower juga mengalami peningkatan sebesar 76,40 persen (yoy),"tuturnya.

Baca juga: OJK Sultra Terus Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan di Sulawesi Tenggara dengan Edukasi Masyarakat

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved